Proses Panjang Pembebasan Etty dari Hukuman Mati di Saudi

Jum'at, 10 Juli 2020 - 15:50 WIB
loading...
Proses Panjang Pembebasan...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, proses pembebasan, Etty binti Toyib dari hukuman mati di Arab Saudi berlangsung sangat panjang. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, proses pembebasan Pekerja Migran Indonesia (PMI), Etty binti Toyib dari hukuman mati di Arab Saudi berlangsung sangat panjang. Dia menyebut, berbagai langkah diambil, baik dari dalam negeri maupun oleh perwakilan Indonesia di Saudi untuk membantu pembebasan Etty.

"Etty tiba pada 6 Juli lalu, proses pembebasan sangat panjang, dari proses kekonsuleran, litigasi, sampai pemaafaan oleh pihak keluarga," kata Retno, saat menggelar konferensi pers virtual pada Jumat (10/7/2020).

( Baca juga: Kepulangan PMI Etty Atas Dukungan dan Partisipasi Masyarakat )

"Yang tercatat perwakilan Indonesia di Jeddah melakukan pendekatan kepada keluarga korban dan pihak lainnya sebanyak 20 kali, selain itu akses kekonsuleran sebanyak 43 kali. Kementerian Luar Negeri Indonesia juga melakukan pendekatan kepada keluarga dan memfasilitasi reuni keluarga ke Saudi sebanyak tiga kali," sambungnya.

Dia lalu menuturkan, diplomasi tingkat tinggi dilakukan langsung, yakni antara Presiden Indonesia, Joko Widodo dan pemimpin Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saudi. Selain itu, pembahasan di tingkat Menteri Luar Negeri juga dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Raja Charles Senang...
Raja Charles Senang Inggris Punya Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa
Rekomendasi
Sambangi Polres Jakarta...
Sambangi Polres Jakarta Selatan, Amanda Manopo Siap Laporkan Pihak Manajemen
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved