Rusia: Prancis dan Jerman Utang Kompensasi Genosida pada Warga Donbass
Minggu, 11 Desember 2022 - 05:03 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: PBB Peringatkan Bahaya Barat Persenjatai Ukraina
Menurut anggota parlemen Rusia, krisis Ukraina yang sedang berlangsung disebabkan "kebijakan curang" yang dilakukan para pemimpin Prancis dan Jerman.
Volodin mengenang bahwa pada 2014, Berlin dan Paris juga menjadi perantara kesepakatan antara pemerintah Presiden Ukraina yang terpilih secara demokratis, Viktor Yanukovich, dan oposisi negara untuk menghentikan kerusuhan hebat di Kiev.
Kerusuhan meletus di ibu kota Ukraina setelah Yanukovich menolak menandatangani perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa (UE).
“Semuanya berakhir dengan kudeta di Kiev dan genosida orang-orang di Donbass,” ujar dia.
Ketika Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk memisahkan diri dari Kiev, Jerman dan Prancis membantu menengahi perjanjian Minsk yang sekarang sudah tidak ada, yang seharusnya membuka jalan bagi perdamaian dengan memberikan status khusus kepada kedua wilayah tersebut di dalam negara Ukraina.
Menurut anggota parlemen Rusia, krisis Ukraina yang sedang berlangsung disebabkan "kebijakan curang" yang dilakukan para pemimpin Prancis dan Jerman.
Volodin mengenang bahwa pada 2014, Berlin dan Paris juga menjadi perantara kesepakatan antara pemerintah Presiden Ukraina yang terpilih secara demokratis, Viktor Yanukovich, dan oposisi negara untuk menghentikan kerusuhan hebat di Kiev.
Kerusuhan meletus di ibu kota Ukraina setelah Yanukovich menolak menandatangani perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa (UE).
“Semuanya berakhir dengan kudeta di Kiev dan genosida orang-orang di Donbass,” ujar dia.
Ketika Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk memisahkan diri dari Kiev, Jerman dan Prancis membantu menengahi perjanjian Minsk yang sekarang sudah tidak ada, yang seharusnya membuka jalan bagi perdamaian dengan memberikan status khusus kepada kedua wilayah tersebut di dalam negara Ukraina.
Lihat Juga :