Italia Jadi Pusat Energi Eropa dengan Rencana Baru UE dan Tunisia
Sabtu, 10 Desember 2022 - 01:01 WIB
loading...
Pekerja memeriksa jaringan listrik bawah laut. Foto/arab news
A
A
A
ROMA - Proyek saluran listrik bawah laut sepanjang 200 km yang menghubungkan Italia dan Tunisia untuk mengimpor listrik yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan akan didanai Uni Eropa (UE).
Komisi Eropa pada Kamis (8/12/2022) mengumumkan lampu hijau untuk pendanaan 307 juta euro untuk proyek tersebut, yang seharusnya menelan biaya total sekitar 850 juta euro.
Terna, operator jaringan listrik Italia yang akan menjalankan proyek tersebut bersama dengan perusahaan Tunisia Steg, mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Keamanan Energi Italia telah memulai proses otorisasi untuk proyek tersebut.
Proyek itu sebagian akan didanai oleh program Fasilitas Menghubungkan Eropa untuk pengembangan proyek-proyek utama untuk memperkuat infrastruktur energi serikat pekerja.
“Jalur listrik bawah laut baru ini akan memungkinkan Italia menjadi pusat energi seluruh Eropa,” ungkap Menteri Lingkungan Italia Gilberto Pichetto Fratin kepada Arab News.
Baca juga: Sumber Orang Dalam Ungkap Daftar Hitam Rahasia Twitter
Pichetto menjelaskan kementeriannya akan bertindak cepat memberikan semua otorisasi yang diperlukan agar proyek dapat diselesaikan secepat mungkin.
Komisi Eropa pada Kamis (8/12/2022) mengumumkan lampu hijau untuk pendanaan 307 juta euro untuk proyek tersebut, yang seharusnya menelan biaya total sekitar 850 juta euro.
Terna, operator jaringan listrik Italia yang akan menjalankan proyek tersebut bersama dengan perusahaan Tunisia Steg, mengatakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Keamanan Energi Italia telah memulai proses otorisasi untuk proyek tersebut.
Proyek itu sebagian akan didanai oleh program Fasilitas Menghubungkan Eropa untuk pengembangan proyek-proyek utama untuk memperkuat infrastruktur energi serikat pekerja.
“Jalur listrik bawah laut baru ini akan memungkinkan Italia menjadi pusat energi seluruh Eropa,” ungkap Menteri Lingkungan Italia Gilberto Pichetto Fratin kepada Arab News.
Baca juga: Sumber Orang Dalam Ungkap Daftar Hitam Rahasia Twitter
Pichetto menjelaskan kementeriannya akan bertindak cepat memberikan semua otorisasi yang diperlukan agar proyek dapat diselesaikan secepat mungkin.
Lihat Juga :