Rusia Minta Israel Tak Halangi Transfer Senjatanya dari Suriah ke Ukraina

Rabu, 07 Desember 2022 - 02:17 WIB
loading...
Rusia Minta Israel Tak Halangi Transfer Senjatanya dari Suriah ke Ukraina
Rusia minta Israel tak halangi transfer senjata Moskow dari Suriah ke Ukraina. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Rusia dilaporkan telah meminta agar Israel tidak mengintervensi atau menghalangi transfer senjatanya dari Suriah ke Ukraina .

Lembaga penyiaran publik Kan, mengutip seorang pejabat Israel yang terlibat dalam masalah ini, melaporkan bahwa pejabat Tel Aviv dan Moskow telah mengadakan pembicaraan dalam beberapa hari terakhir atas keprihatinan Kremlin.

Kedutaan Rusia tidak menanggapi permintaan media untuk memberikan komentar.

Sementara Israel dan Rusia telah lama mengoordinasikan kegiatan mereka di wilayah udara Suriah untuk menghindari bentrokan, hubungan telah tegang sejak Rusia menginvasi Ukraina 24 Februari lalu.

Israel telah melakukan ratusan serangan di Suriah yang bertujuan mencegah Iran membangun pijakan militer di sana, dan untuk menghentikan pasokan senjata canggihnya ke kelompok Hizbullah Lebanon.

Baca juga: Zelensky: Saya Shock karena Israel Tak Menolong Ukraina

Rusia, sementara itu, telah menyediakan ribuan pasukan dan perangkat keras militer untuk sekutunya; Suriah, saat rezim pemerintah Presiden Bashar al-Assad berjuang untuk memenangkan perang saudara yang sedang berlangsung.

Pada bulan Oktober, The New York Times melaporkan bahwa Rusia menarik pasukannya di Suriah di tengah kendala pasokan dalam perang yang sedang berlangsung di Ukraina, termasuk menghapus sistem pertahanan udara S-300 yang canggih yang merupakan ancaman besar bagi operasi Angkatan Udara Israel di negara tersebut.

Sambil memberikan bantuan kemanusiaan, Israel telah mempertahankan kebijakan ketat untuk tidak memberikan bantuan militer ke Ukraina sejak pasukan Rusia menginvasi pada 24 Februari, termasuk sistem yang dapat membantunya mencegat serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia.

Salah satu alasan utama kebijakan itu tampaknya adalah kebutuhan strategis Israel untuk mempertahankan kebebasan beroperasi di Suriah.

Namun, Tel Aviv baru-baru ini tampaknya menyambut baik gagasan untuk memasok peralatan pertahanan ke Ukraina, karena Iran memasok Kremlin dengan drone tempur.

Tidak jelas apakah kandidat perdana menteri baru Benjamin Netanyahu akan mengubah arah perang.
(min)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2226 seconds (11.97#12.26)