Pemenang Nobel Perdamaian: Solusi Akhiri Perang Ukraina Adalah Cara Militer!
Senin, 05 Desember 2022 - 10:31 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai salah satu organisasi kebebasan sipil Rusia terkemuka, Memorial telah bekerja selama beberapa dekade untuk menyoroti teror dari era diktator Soviet Joseph Stalin, sekaligus mengumpulkan informasi tentang penindasan politik yang sedang berlangsung di Rusia.
Grup yang didirikan pada 1989 itu ditutup paksa oleh pengadilan Rusia pada akhir 2021 dan Scherbakova meninggalkan Moskow setelah invasi ke Ukraina.
"Upaya Scherbakova menunjukkan jalan menuju masa depan yang lebih baik untuk Rusia", kata Scholz. "Bahkan jika prospeknya tampaknya masih tidak mungkin."
Menurut Scholz, perang tidak akan berakhir dengan kemenangan untuk ekspansionisme Rusia Raya.
Menurutnya, Presiden Rusia Vladimir Putin telah gagal secara dramatis dalam tujuan perangnya.
"Namun, Rusia akan masih ada setelah konflik berakhir," katanya.
“Itulah mengapa sangat penting bahwa dalam periode ini kami mendukung orang-orang Rusia yang berdiri untuk Rusia yang berbeda, lebih baik, dan lebih cerah,” katanya.
Grup yang didirikan pada 1989 itu ditutup paksa oleh pengadilan Rusia pada akhir 2021 dan Scherbakova meninggalkan Moskow setelah invasi ke Ukraina.
"Upaya Scherbakova menunjukkan jalan menuju masa depan yang lebih baik untuk Rusia", kata Scholz. "Bahkan jika prospeknya tampaknya masih tidak mungkin."
Menurut Scholz, perang tidak akan berakhir dengan kemenangan untuk ekspansionisme Rusia Raya.
Menurutnya, Presiden Rusia Vladimir Putin telah gagal secara dramatis dalam tujuan perangnya.
"Namun, Rusia akan masih ada setelah konflik berakhir," katanya.
“Itulah mengapa sangat penting bahwa dalam periode ini kami mendukung orang-orang Rusia yang berdiri untuk Rusia yang berbeda, lebih baik, dan lebih cerah,” katanya.
(min)
Lihat Juga :