Aduh, Lebih dari 200 Pekerja Pemetik Buah Asal Indonesia Terlilit Utang di Inggris

Sabtu, 03 Desember 2022 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Rekrutmen AG membantah melakukan kesalahan atau mengetahui praktik tersebut, tetapi sejak itu telah diselidiki Gangmasters and Labour Abuse Authority (GLAA), agen pemerintah Inggris.

Seorang juru bicara GLAA mengatakan kepada The Guardian, "Di mana ada dugaan eksploitasi tenaga kerja, kami akan menyelidiki dan mengambil tindakan yang tepat jika standar lisensi kami tidak sepenuhnya dipatuhi ... Operator skema sepenuhnya menyadari tanggung jawab mereka terhadap pekerja."

Direktur AG Douglas Amesz menjelaskan, “Pekerja tidak boleh membayar biaya kepada siapa pun untuk menerima pekerjaan di Inggris; ini adalah hukum Inggris. Namun, sayangnya ini bukan hukum di semua negara yang pernah kami rekrut secara historis, jadi kami bekerja secara aktif untuk mendidik warga negara di luar negeri bahwa mereka tidak boleh membayar biaya kepada siapa pun untuk menerima pekerjaan di Inggris atau di mana pun.”

Direktur Al Zubara Yulia Guyeni mengatakan, “Kami mengirim pekerja berdasarkan permintaan dari AG. Kami hanya mengenakan biaya berdasarkan perjanjian penempatan yang ditandatangani pekerja.”

Dia menambahkan, “Bukan tanggung jawab kami (untuk memeriksa utang pekerja) karena kami tidak mendorong mereka untuk memiliki utang. Mereka sudah cukup umur dan harus bertanggung jawab untuk menyadari konsekuensi utang.”

Castleton Farm memasok buah ke beberapa merek supermarket terbesar di Inggris. Dalam pernyataan, Konsorsium Ritel Inggris mengatakan, “Supermarket khawatir dengan tuduhan ini dan sedang menyelidiki sebagai masalah mendesak."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Infografis
12 Jenis Pisang Terbaik...
12 Jenis Pisang Terbaik di Dunia, Nomor 4 dari Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved