Ukraina Sedang Perang, Zelensky dan Wali Kota Kiev Malah Cekcok

Senin, 28 November 2022 - 09:13 WIB
loading...
Ukraina Sedang Perang,...
Wali Kota Kiev Vitali Klitschko terlibat perang kata-kata dengan Presiden Volodymyr Zelensky dan para sekutunya ketika Ukraina sedang berperang melawan Rusia. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan sekutunya terlibat perang kata-kata dengan Wali Kota Kiev Vitali Klitschko ketika negara mereka sedang berperang melawan Rusia .

Wali Kota Klitschko, yang merupakan mantan petinju profesional, tidak terima dengan kritik keras Presiden Zelensky dan sekutunya tentang bagaimana membantu warga ibu kota menahan pemadaman listrik.

Klitschko mencemooh perselisihan di antara mereka sebagai tindakan tidak masuk akal di tengah invasi militer Rusia.

Dia mengatakan 430 "pusat pemanasan" membantu penduduk mengatasi dampak serangan Rusia terhadap pembangkit listrik dan lebih dari 100 lagi direncanakan jika terjadi kondisi ekstrem.

Baca juga: Sekjen NATO: Eropa Hadapi Banyak Kesulitan karena Dukung Ukraina

Presiden Zelensky marah pada pekan lalu dengan melontarkan banyak keluhan tentang langkah-langkah yang diambil di ibu kota.

“Saya tidak ingin terlibat dalam pertempuran politik, terutama dalam situasi saat ini,” kata Klitschko dalam video yang di-posting di Telegram.

“Ini tidak masuk akal. Ada yang harus saya lakukan di kota," katanya lagi, seperti dikutip Reuters, Senin (28/11/2022).

Klitschko, yang telah terperosok dalam beberapa perselisihan dengan Zelensky sebelum invasi, mengatakan para sekutu presiden telah terlibat dalam "manipulasi" tentang upaya kota, termasuk "foto yang tidak dapat dipahami" yang di-posting online.

“Secara halus, ini tidak baik. Bukan untuk Ukraina atau mitra asing kami,” kata Klitschko.

“Hari ini, tidak seperti sebelumnya, semua orang harus bersatu dan bekerja sama. Dan di sini kami memiliki semacam permainan politik," kesalnya.

Salah satu sekutu utama presiden merasa mendapat pukulan baru, mengatakan bahwa penjelasan Klitschko sangat berbeda dari apa yang dilaporkan warga ibu kota.

Dia memberi wali kota waktu seminggu untuk memperbaiki masalah dan tunduk pada inspeksi pusat bantuan.

“Saya punya proposal. Otoritas kota memiliki waktu seminggu untuk memperbaiki kesalahan dan kami melakukan inspeksi bersama dengan wali kota,” kata David Arakhamia, sekutu Zelensky yang juga kepala kelompok Servant of the People di Parlemen, di Telegram.

Zelensky dalam seminggu terakhir mempromosikan upaya ribuan "invincibility centres" yang didirikan di seluruh Ukraina untuk menyediakan sambungan panas, air, internet, dan telepon seluler.

Dalam pidato video malamnya pada hari Jumat, Zelensky mengatakan Wali Kota Kiev tidak berbuat banyak untuk membantu warga yang terkepung.

“Sederhananya, dibutuhkan lebih banyak pekerjaan,” kritik Zelensky.

Zelensky terpilih dengan telak pada 2019, lima tahun setelah Klitschko pertama kali menjabat. Sebelum perang, kedua pemimpin berselisih tentang cara menjalankan ibu kota dan layanannya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Sinetron Tobat Jatuh...
Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Siap Ulang Kesuksesan 'Dunia Terbalik'
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Berita Terkini
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved