Mengatasi Biaya Hidup, Prioritas Pertama Anwar Ibrahim Usai Jadi PM

Sabtu, 26 November 2022 - 08:45 WIB
loading...
Mengatasi Biaya Hidup, Prioritas Pertama Anwar Ibrahim Usai Jadi PM
Mengatasi Biaya Hidup, Prioritas Pertama Anwar Ibrahim Usai Jadi PM. FOTO/Reuters
A A A
KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia yang baru dilantik, Anwar Ibrahim mengatakan pada Jumat (25/11/2022), bahwa fokus utamanya saat ini adalah pada biaya hidup rakyat Malaysia. Anwar menduduki kursi perdana menteri ketika ekonomi negara itu tengah melambat.

Anwar, yang diangkat oleh raja Malaysia pada Kamis (24/11/2022), setelah pemilihan yang tidak meyakinkan, mengatakan perhatian utamanya adalah ekonomi dan dia akan memiliki Kabinet yang lebih kecil daripada pemerintahan sebelumnya.

Baca: Sesuai Janji, Anwar Ibrahim Tak Akan Ambil Gaji Perdana Menteri

“Prioritas saya sekarang adalah mengatasi biaya hidup,” katanya pada konferensi pers setelah melapor untuk bertugas di kantor perdana menteri, seperti dikutip dari Reuters.

Anwar sebelumnya mengindikasikan akan ada dua wakil perdana menteri di kabinetnya - satu dari mantan aliansi berkuasa Barisan dan satu lagi dari blok politik yang lebih kecil di Malaysia Borneo.

Anwar mengatakan, dia akan mengadakan sidang parlemen pada 19 Desember untuk mosi percaya untuk membuktikan mayoritasnya di majelis rendah. Pengangkatannya mengakhiri lima hari krisis pasca-pemilu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Saingannya, mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, telah menolak untuk mengakui, menantang Anwar untuk membuktikan mayoritasnya di parlemen. Tetapi pada hari Jumat, Muhyiddin mengatakan dia menerima penunjukan Anwar dan bloknya akan memainkan peran oposisi.

Baca: Anwar Ibrahim Dilantik Jadi PM Malaysia, Akhiri Penantian 24 Tahun

Pendukung Anwar menyatakan harapan bahwa pemerintahnya akan mencegah kembalinya ketegangan bersejarah antara etnis Melayu, mayoritas Muslim dan etnis minoritas Cina dan India.

Koalisi Anwar, yang dikenal sebagai Pakatan Harapan, memenangkan kursi terbanyak dalam pemungutan suara hari Sabtu dengan 82 kursi, sementara blok Perikatan Nasional pimpinan Muhyiddin memenangkan 73 kursi. Mereka membutuhkan 112 – mayoritas sederhana – untuk membentuk pemerintahan.

Blok Barisan yang berkuasa lama hanya memenangkan 30 kursi — kinerja elektoral terburuk untuk koalisi yang mendominasi politik sejak kemerdekaan pada tahun 1957.Anwar mengatakan pada hari Kamis bahwa Barisan dan aliansi partai dari Borneo Malaysia telah berjanji untuk mendukung pemerintahannya.

Anwar dilantik sebagai perdana menteri pada Kamis, mengakhiri perjalanan politik tiga dekade dari anak didik pemimpin veteran Mahathir Mohamad menjadi pemimpin protes, seorang tahanan yang dihukum karena sodomi dan tokoh oposisi.

(esn)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1599 seconds (10.101#12.26)