Panglima Militer Pakistan Akui Campur Tangan Militer dalam Politik

Kamis, 24 November 2022 - 06:00 WIB
loading...
A A A
“Itulah sebabnya, sejak Februari tahun lalu, militer telah memutuskan mereka tidak akan ikut campur dalam masalah politik apa pun,” lanjutnya.

Menurutnya, militer telah memulai "katarsis" dan menyatakan harapan bahwa partai politik juga akan "mengintrospeksi perilaku mereka". “Kenyataannya adalah di Pakistan, institusi, partai politik dan masyarakat sipil – mereka semua melakukan kesalahan. Sudah saatnya kita belajar dari mereka dan bergerak maju,” lanjutnya.

Baca: India Ketar-ketir AS Bantu Militer Pakistan dengan Paket Perawatan F-16

Bajwa menyoroti situasi ekonomi Pakistan yang genting dan meminta semua pemangku kepentingan untuk mengesampingkan ego mereka, bekerja bersama-sama dan belajar menerima kemenangan dan kerugian mereka.

Jenderal berusia 62 tahun itu telah memimpin militer bersenjata nuklir berkekuatan 600.000 orang sejak 2016. Dia diberi perpanjangan tiga tahun pada Agustus 2019 oleh Perdana Menteri Khan saat itu. Perdana Menteri Shahbaz Sharif diperkirakan akan mengumumkan penggantinya dalam beberapa hari mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
4 Kejutan Pakistan Saat...
4 Kejutan Pakistan Saat Hadapi Serangan Militer India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved