MA Inggris Tolak Permintaan Referendum Skotlandia

Rabu, 23 November 2022 - 21:15 WIB
loading...
A A A
Dianggap bahwa referendum yang terakhir - pada tahun 2014, ketika 55 persen orang Skotlandia menolak kemerdekaan - menyelesaikan pertanyaan untuk satu generasi.

Tetapi Sturgeon dan partainya mengatakan sekarang ada mandat yang tak terbantahkan untuk referendum kemerdekaan lagi, terutama mengingat keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Sebagian besar pemilih di Skotlandia menentang Brexit.

Pemilihan parlemen terakhir Skotlandia mengembalikan mayoritas anggota parlemen pro-kemerdekaan untuk pertama kalinya.

Pada sidang di Mahkamah Agung Inggris bulan lalu, pengacara pemerintah di London berpendapat bahwa pemerintah Skotlandia tidak dapat memutuskan untuk mengadakan referendum sendiri.

Izin harus diberikan karena susunan konstitusional dari empat negara Inggris adalah masalah yang dicadangkan untuk pemerintah di London.

Pengacara pemerintah Skotlandia menginginkan keputusan tentang hak-hak parlemen yang diserahkan di Edinburgh jika London terus memblokir referendum kemerdekaan.

Lord Advocate Dorothy Bain, pejabat tinggi hukum Skotlandia, mengatakan kemerdekaan Skotlandia adalah masalah "hidup dan signifikan" dalam politik Skotlandia.

Baca: PM Inggris Tolak Referendum Kemerdekaan Skotlandia

Pemerintah Skotlandia sedang berusaha untuk menciptakan kerangka hukumnya sendiri untuk referendum lain, dengan alasan bahwa hak untuk menentukan nasib sendiri adalah hak fundamental dan tidak dapat dicabut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved