Raja Malaysia Minta Barisan Nasional Gabung Pemerintah Baru
Rabu, 23 November 2022 - 17:11 WIB
loading...
A
A
A
"Diskusi dengan para penguasa Melayu adalah agar raja bisa mendapatkan pandangan mereka untuk mengambil keputusan yang terbaik untuk kepentingan dan kesejahteraan bangsa dan rakyat,” menurut sebuah pernyataan dari istana.
Malaysia mempraktikkan monarki bergilir, di mana sembilan penguasa bergiliran sebagai raja setiap lima tahun atau ketika lowongan tiba.
Malaysia baru menggelar pemilihan umum tiga hari lalu. Kubu Anwar Ibrahim dan kubu Muhyiddin Yassin adalah peraih kursi terbanyak Parlemen, namun sama-sama tidak mendapatkan jumlah yang cukup untuk membentuk pemerintahan baru.
Baca: Batas Waktu Penyetoran Nama Calon PM Malaysia Diperpanjang Satu Hari
Negosiasi dan diskusi mengenai pembentukan pemerintahan baru Malaysia tidak dapat melibatkan Ketua Barisan Nasional (BN) Ahmad Zahid Hamidi. Demikian disampaikan mantan menteri kesehatan Khairy Jamaluddin.
Malaysia mempraktikkan monarki bergilir, di mana sembilan penguasa bergiliran sebagai raja setiap lima tahun atau ketika lowongan tiba.
Malaysia baru menggelar pemilihan umum tiga hari lalu. Kubu Anwar Ibrahim dan kubu Muhyiddin Yassin adalah peraih kursi terbanyak Parlemen, namun sama-sama tidak mendapatkan jumlah yang cukup untuk membentuk pemerintahan baru.
Baca: Batas Waktu Penyetoran Nama Calon PM Malaysia Diperpanjang Satu Hari
Negosiasi dan diskusi mengenai pembentukan pemerintahan baru Malaysia tidak dapat melibatkan Ketua Barisan Nasional (BN) Ahmad Zahid Hamidi. Demikian disampaikan mantan menteri kesehatan Khairy Jamaluddin.
Lihat Juga :