Protes Pecah di Pabrik iPhone China, Pekerja Bentrok dengan Polisi

Rabu, 23 November 2022 - 16:33 WIB
loading...
A A A
"Saya tidak tahu alasan pasti mengapa orang-orang memprotes tetapi mereka mencampur kami pekerja baru dengan pekerja lama yang positif (Covid-19)," katanya kepada BBC.

Foxconn, sebuah perusahaan Taiwan, adalah subkontraktor utama Apple dan pabriknya di Zhengzhou merakit lebih banyak iPhone daripada di tempat lain di dunia.

Pada akhir Oktober banyak pekerja meninggalkan pabrik di tengah meningkatnya kasus Covid-19 dan tuduhan perlakuan buruk terhadap staf, pelarian mereka terekam di media sosial saat mereka mengendarai truk kembali ke kampung halaman mereka di tempat lain di provinsi China tengah.

Foxconn kemudian berusaha meyakinkan pekerja untuk tetap tinggal dan merekrut staf baru dengan menawarkan gaji dan bonus yang lebih tinggi.

Perusahaan sejak itu memberlakukan apa yang disebut operasi loop tertutup di pabrik - menjaganya tetap terisolasi dari kota Zhengzhou yang lebih luas karena wabah Covid-19 di sana.

Awal bulan ini Apple mengatakan pihaknya memperkirakan pengiriman model iPhone 14 menurun karena gangguan produksi di Zhengzhou.

Baca: Tegang, Penjaga Pantai China Sita Paksa Puing Roket dari Angkatan Laut Filipina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Heboh! 100 Lebih Politisi...
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Rekomendasi
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Don Ritto Bungkam saat...
Don Ritto Bungkam saat Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Penampakannya
Berita Terkini
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved