Perang Sengit, 400 Tembakan Artileri Rusia Hujani Posisi Pasukan Ukraina
Senin, 21 November 2022 - 08:36 WIB
loading...
Perang sengit pecah di timur Ukraina, di mana sekitar 400 tembakan artileri menghujani posisi pasukan Kiev. Foto/REUTERS
A
A
A
KIEV - Perang sengit pecah di wilayah timur Ukraina , di mana sekitar 400 tembakan artileri Rusia menghujani posisi pasukan Kiev pada hari Minggu.
Itu disampaikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato yang disampaikan melalui video.
Rusia telah menarik pasukannya dari kota selatan Kherson bulan ini dan memindahkan beberapa dari mereka untuk memperkuat posisi pasukan Moskow di wilayah timur Donetsk dan Luhansk, kawasan industri yang dikenal sebagai Donbas.
“Pertempuran paling sengit, seperti sebelumnya, terjadi di wilayah Donetsk. Meskipun serangan hari ini lebih sedikit karena cuaca yang memburuk, sayangnya jumlah tembakan Rusia tetap sangat tinggi,” kata Zelensky.
Baca juga: Kepala Pentagon: Rusia Miliki Senjata Mengesankan, tapi....
“Di wilayah Luhansk, kami perlahan bergerak maju saat berperang. Sampai sekarang, sudah ada hampir 400 serangan artileri di timur sejak awal hari,” lanjut dia, seperti dikutip Reuters, Senin (21/11/2022).
Zelensky juga mengatakan, "Pasukan di selatan secara konsisten dan sangat diperhitungkan untuk menghancurkan penjajah."
Itu disampaikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato yang disampaikan melalui video.
Rusia telah menarik pasukannya dari kota selatan Kherson bulan ini dan memindahkan beberapa dari mereka untuk memperkuat posisi pasukan Moskow di wilayah timur Donetsk dan Luhansk, kawasan industri yang dikenal sebagai Donbas.
“Pertempuran paling sengit, seperti sebelumnya, terjadi di wilayah Donetsk. Meskipun serangan hari ini lebih sedikit karena cuaca yang memburuk, sayangnya jumlah tembakan Rusia tetap sangat tinggi,” kata Zelensky.
Baca juga: Kepala Pentagon: Rusia Miliki Senjata Mengesankan, tapi....
“Di wilayah Luhansk, kami perlahan bergerak maju saat berperang. Sampai sekarang, sudah ada hampir 400 serangan artileri di timur sejak awal hari,” lanjut dia, seperti dikutip Reuters, Senin (21/11/2022).
Zelensky juga mengatakan, "Pasukan di selatan secara konsisten dan sangat diperhitungkan untuk menghancurkan penjajah."
Lihat Juga :