Fakta-fakta Rudal Monster Terbaru Korea Utara Hwasong-17

Sabtu, 19 November 2022 - 13:34 WIB
loading...
Fakta-fakta Rudal Monster...
Rudal ICBM terbaru Korea Utara Hwasong-17. Foto/KCNA via Reuters
A A A
JAKARTA - Korea Utara mengatakan mereka baru saja menguji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) baru yang masif Hwasong-17. Menurut para analis, ini kemungkinan merupakan peluncuran sistem rudal pertama yang berhasil setelah keraguan muncul atas klaim sebelumnya.

Berikut adalah fakta-fakta seputar rudal monster terbaru milik Korut itu seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (19/11/2022).

1. Seberapa besar rudal Hwasong-17?

Hwasong-17 adalah rudal terbesar yang dipunyai Korea Utara yang memiliki senjata nuklir, dan merupakan ICBM berbahan bakar cair terbesar di dunia.

Menurut 38 North, sebuah program yang berbasis di AS yang memantau Korea Utara, diameternya diperkirakan antara 2,4 dan 2,5 meter, dan massa totalnya, ketika terisi penuh, kemungkinan antara 80.000 dan 110.000 kg.

Tidak seperti ICBM Korea Utara sebelumnya, Hwasong-17 diluncurkan langsung dari kendaraan pengangkut, erector, launcher (TEL) dengan 11 as. Itu seperti ditunjukkan oleh foto oleh media pemerintah.

Baca: Jumat Pagi, Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Antarbenua

2. Seberapa jauh rudal tersebut bisa terbang?

Kantor berita Korut, KCNA, melaporkan, rudal yang diluncurkan pada hari Jumat kemarin itu terbang hampir 1.000 km selama sekitar 69 menit dan mencapai ketinggian maksimum 6.041 km.

Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada mengatakan senjata itu bisa menempuh jarak sejauh 15.000, cukup untuk mencapai daratan Amerika Serikat.

3. Peluncuran sebelumnya?

Korea Utara sebelumnya mengklaim telah berhasil meluncurkan Hwasong-17 untuk pertama kalinya pada 24 Maret, ketika media pemerintah mengatakan rudal itu terbang selama 67,5 menit ke jangkauan 1.090 km dan ketinggian maksimum 6.248,5 km.

Namun, setelah peluncuran itu, para analis dan pejabat intelijen di Korea Selatan dan Amerika Serikat telah menyimpulkan bahwa Korea Utara sebenarnya telah meluncurkan Hwasong-15, yang pertama kali diuji pada tahun 2017.

Baca: Korut Pamerkan Hwasong-17, Rudal Monster yang Bisa Capai AS

4. Penampakan sebelumnya?

Korea Utara pertama kali meluncurkan ICBM yang sebelumnya tidak terlihat pada parade militer sebelum fajar pada Oktober 2020, dengan analis mencatat itu tampak “jauh lebih besar” daripada Hwasong-15.

Rudal itu ditampilkan untuk kedua kalinya di pameran pertahanan di Pyongyang pada Oktober 2021. Setelah memeriksa foto-foto pameran, analis menyimpulkan penampakan secara resmi ICBM yang besar ini kemungkinan besar adalah Hwasong-17, bukan Hwasong-16.

Pejabat di Seoul dan Washington mengatakan peluncuran pada 27 Februari dan 5 Maret melibatkan sistem ICBM Hwasong-17, meskipun mereka tidak menguji kemampuan atau jangkauan penuhnya. Beberapa analis mengatakan tes itu mungkin hanya melibatkan satu tahap.

5. Rancangan?

Ukuran Hwasong-17 telah mendorong para analis untuk berspekulasi bahwa rudal itu akan dirancang untuk membawa banyak hulu ledak dan umpan untuk menembus pertahanan rudal dengan lebih baik.

Beberapa pengamat mengatakan bahwa teknologi satelit yang diklaim Korea Utara telah diuji pada peluncuran 27 Februari dan 5 Maret juga dapat digunakan untuk sistem kendaraan masuk kembali (MIRV) yang dapat ditargetkan secara independen, yang berpotensi memungkinkan satu rudal untuk menjatuhkan hulu ledak nuklir pada target yang berbeda.

Korea Selatan dan Amerika Serikat mengatakan Korea Utara telah membuat persiapan untuk melanjutkan uji coba nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017, dan para pejabat mengatakan uji coba baru dapat membantu mengembangkan hulu ledak untuk sistem MIRV.

Baca: Spesifikasi Hwasong-17 Rudal Monster Milik Korea Utara
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved