Rentetan 7 Kebakaran dan Ledakan Tak Wajar, Ada Apa dengan Iran?

Rabu, 08 Juli 2020 - 14:56 WIB
loading...
Rentetan 7 Kebakaran...
Ledakan dahsyat terjadi di Parchin, timur Teheran, Iran, pada Kamis (25/6/2020). Foto/IRCG Iran
A A A
TEHERAN - Sejak Juni lalu, rentetan tujuh insiden ledakan dan kebakaran tak wajar terjadi di berbagai situs di Iran termasuk di situs nuklir Natanz. Beberapa di antaranya menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi di negara para Mullah tersebut.

Selain di situs nuklir Natanz, insiden ledakan dan kebakaran melanda fasilitas militer Parchin. Fasilitas militer Parchin di masa lalu dituduh sebagai lokasi uji coba perangkat nuklir, namun Teheran menyangkalnya. Situs lain yang dilanda insiden serupa adalah pabrik dan taman.

Laporan surat kabar Kuwait yang mengutip sumber intelijen Timur Tengah menyebut Israel berada di balik insiden di Natanz dan Parchin, baik dengan serangan siber maupun serangan jet tempur siluman F-35. (Baca: Jet Tempur Siluman F-35 Israel Diklaim Biang Ledakan Situs Militer Iran )

Teheran sejauh ini tetap merahasiakan penyebab insiden di dua situs penting tersebut, sedangkan pejabat tinggi Israel menyangkal jika rezim Zionis terlibat.

Mengutip Al Arabiya, Rabu (8/7/2020), berikut rentetan tujuh insiden kebakaran dan ledakan mencurigakan di berbagai situs di Iran.

25 Juni
Pada tanggal ini, ledakan terjadi di area pangkalan militer Parchin di Teheran. Para warga Iran di media sosial berbagi video dan foto cahaya oranye yang berasal dari tanah dan menerangi langit Teheran pada 25 Juni.

Para warga lainnya juga mengatakan mereka mendengar ledakan keras.

Tak lama kemudian Kementerian Pertahanan Iran mengatakan sebuah ledakan terjadi di sebuah fasilitas penyimpanan gas di sebuah daerah yang menampung sebuah situs militer yang sensitif.

"Ledakan itu terjadi di area umum Parchin," kata Kementerian Pertahanan melalui seorang juru bicaranya pada saat itu.

Parchin adalah lokasi fasilitas di mana Iran dituduh melakukan tes terkait senjata nuklir. Beberapa negara anggota Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah memberikan data kepada organisasi internasional tersebut yang menunjukkan bahwa Iran mungkin telah melakukan tes hidrodinamik di Parchin di masa lalu untuk menilai bagaimana bahan-bahan spesifik bereaksi di bawah tekanan tinggi, seperti dalam ledakan nuklir. Teheran, tentu saja, membantah tuduhan tersebut. (Baca juga: NYT: Bom Kuat yang Ditanam Israel Biang Ledakan Situs Nuklir Iran )

25 Juni
Pada tanggal tersebut juga terjadi pemadaman listrik di Shiraz. Pemadamakan listrik terjadi Kamis malam setelah tiang listrik terbakar.

Jaringan internet juga terputus untuk beberapa saat di daerah yang terkena dampak. Media pemerintah melaporkan penyebab kebakaran itu adalah peningkatan konsumsi daya. Tidak lama kemudian, laporan tentang ledakan di Parchin muncul.

30 Juni
Pada tanggal ini terjadi ledakan di sebuah klinik medis di Teheran. Sebanyak 19 orang tewas dan 14 orang lainnya terluka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Iran Tuduh AS Bermain...
Iran Tuduh AS Bermain Politik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Pejabat Tim Belum Kantongi Visa
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Penumpang Ngamuk Berusaha...
Penumpang Ngamuk Berusaha Serang Pilot, Pesawat Mendarat Darurat
Rekomendasi
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Berita Terkini
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved