Jet Tempur Siluman F-35 Israel Diklaim Biang Ledakan Situs Militer Iran

Sabtu, 04 Juli 2020 - 02:07 WIB
loading...
Jet Tempur Siluman F-35...
Ledakan dahsyat terjadi di Parchin, timur Teheran, Iran, pada Jumat (26/6/2020) dini hari. Foto/IRCG Iran
A A A
TEHERAN - Ledakan di kompleks militer Parchin dan di situs nuklir Natanz di Iran diklaim sebagai hasil serangan jet tempur siluman F-35 dan serangan siber Israel.

Klaim ini dari surat kabar Kuwait, al-Jarida, Jumat (3/7/2020). Media itu mengklaim , mengklaim laporannya mengutip "sumber senior" yang tidak disebutkan namanya.

Ledakan kompleks militer Parchin terjadi pekan lalu. Sedangkan ledakan di situs nuklir Natanz terjadi hari Kamis lalu. Para pejabat pemerintah Israel belum mengomentari ledakan di dua situs penting negara para Mullah tersebut. (Baca: Ledakan Dahsyat Guncang Iran, Diduga di Situs Nuklir Militer )

Rezim Zionis telah berulang kali menuduh Iran mendukung kelompok-kelompok militan seperti Hizbullah dan Hamas serta mengobarkan perang proksi di negara-negara tetangga seperti Suriah yang dapat menimbulkan ancaman terhadap keamanan Israel. Teheran, yang menolak mengakui hak Israel untuk hidup, membantah tuduhan itu, dengan mengatakan bahwa hanya ada penasihat militernya di Suriah.

Sumber yang dikutip al-Jarida mengklaim bahwa insiden Parchin adalah hasil dari serangan udara yang dilakukan oleh jet tempur siluman F-35 Israel, sementara ledakan Natanz disebabkan oleh serangan siber Zionis terhadap pabrik pengayaan uranium. (Baca: Citra Satelit: Ledakan Dahsyat Iran Diyakini dari Situs Rudal Bawah Tanah )

Menurut sumber itu, ledakan itu menyebabkan Iran kehilangan lebih dari 80 persen cadangan UF6 (uranium hexafluoride), sesuatu yang secara signifikan dapat memperlambat upaya pengayaan oleh Teheran.

Klaim itu muncul setelah The New York Times, yang mengutip seorang pejabat intelijen Timur Tengah secara anonim, melaporkan bahwa ledakan Natanz disebabkan oleh "alat peledak yang ditanam di dalam fasilitas". (Baca: Iran: Ledakan Dahsyat Parchin Bukan dari Pangkalan Militer )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Berita Terkini
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved