Ukraina Rayakan Kekalahan Perang Rusia di Kherson

Sabtu, 12 November 2022 - 08:08 WIB
loading...
A A A
Alexei Sandakov, warga setempat, mengatakan kepada BBC, yang dilansir Sabtu (12/11/2022) bahwa Kherson sekarang bebas. "Ini berbeda. Semua orang menangis sejak pagi ini," katanya.

"Semua orang ingin merangkul tentara Ukraina yang tiba," ujarnya.

Perubahan kontrol kota itu menyusul serangan balasan Ukraina yang cepat dalam beberapa bulan terakhir, di mana Kiev mengatakan telah merebut kembali 41 pemukiman di dekat Kherson.

Dalam pidato malamnya, Presiden Zelensky mengatakan orang-orang Kherson menunggu dan tidak pernah putus asa pada pasukan Ukraina.

Dia menambahkan bahwa penduduk telah bekerja untuk menghilangkan "jejak tinggal penjajah" dari jalan-jalan, termasuk simbol-simbol Rusia.

Sementara itu, juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov, membantah bahwa mundurnya pasukan Moskow mewakili kekalahan perang yang memalukan.

Selama berminggu-minggu, Kremlin telah menganggap Kherson dan wilayahnya sebagai wilayahnya sendiri, setelah menjalankan apa yang disebut "referendum" di empat provinsi yang diduduki di timur dan selatan Ukraina.

Suara-suara ini secara luas didiskreditkan oleh komunitas internasional, dan Ukraina terus berupaya untuk mengambil kembali wilayah-wilayah yang terkena dampak.

Penarikan pasukan Rusia dari Kherson diumumkan pada hari Rabu oleh komandan perangnya di Ukraina, yang mengatakan tidak mungkin lagi memasok untuk kota itu.

Meskipun ada sedikit bukti mundurnya Rusia pada hari Kamis, Ukraina mengeklaim kemajuan hingga 7 km dengan dua sumbu saat pasukannya maju.

Namun, perubahan datang dengan cepat pada hari Jumat. Laporan awal bahwa Rusia telah meninggalkan Kherson datang dari penduduk setempat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved