Wakil Wali Kota Yerusalem Dorong Non-Yahudi Tinggalkan Israel, Dicap Rasis

Jum'at, 11 November 2022 - 14:58 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Yerusalem...
Wakil Wali Kota Yerusalem Aryeh King mendorong orang-orang non-Yahudi tinggalkan Israel. Foto/Yonatan Sindel/Flash90 via Jerusalem Post
A A A
TEL AVIV - Wakil Wali Kota Yerusalem Aryeh King mendorong orang-orang non-Yahudi untuk meninggalkan Israel , sebuah seruan yang dianggap rasis.

Pejabat Zionis itu mengaku membantu seorang dermawan anonim membangun sebuah program untuk membantu non-Yahudi beremigrasi dari Israel.

“Seorang dermawan Zionis Yahudi menghubungi saya, dia mencari seorang manajer dengan sikap yang dapat dilakukan, untuk kepentingan inisiatif bisnis yang tujuannya adalah untuk mendorong emigrasi non-Yahudi, di luar perbatasan Tanah Israel. Niatnya adalah untuk mendorong non-Yahudi untuk pindah ke luar perbatasan negara kita," tulis King di halaman Facebook-nya.

"Jika Anda cocok, hubungi saya (dalam pesan Facebook pribadi, Messenger) dan kami akan mengatur pertemuan dengan perwakilan dermawan," lanjut dia.

Baca juga: Anggota Parlemen Zionis Berharap Politisi Arab Tinggalkan Israel Selamanya

Ben Caspit dan Aryeh Eldad, jurnalis dari 103FM mewawancarai King tentang posting tersebut, membandingkannya dengan versi proposal yang "dicuci" oleh mantan menteri pariwisata Rehavam Ze'evi untuk mentransfer warga Palestina ke negara-negara Arab di kawasan Timur Tengah.

Rencana Ze'evi adalah untuk mendorong orang Arab dan Palestina untuk beremigrasi dengan mencapai kesepakatan untuk mentransfer populasi dengan negara lain atau untuk mendorong mereka untuk pergi dengan insentif dan dengan membuat hidup mereka lebih sulit di Israel.

"Ini sangat tidak dicuci. Ini paling jelas dan bersih, seperti Hukum Pengembalian kita. Pada dasarnya idenya berasal dari Hukum Pengembalian. Hukum Pengembalian adalah hukum rasis, tidak mengizinkan semua orang berimigrasi ke Israel. Jadi kami katakan, siapa pun yang tidak menerapkan Hukum Pengembalian dan sudah berada di Israel, kami akan mendorongnya—dengan membantunya mencari pekerjaan atau studi atau cara lain—untuk meninggalkan negara ini. Win-win," kata King kepada 103FM, seperti dikutip dari Jerusalem Post, Kamis (10/11/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Ikuti Indonesia, Inggris...
Ikuti Indonesia, Inggris Resmi Melarang Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Rekomendasi
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Berita Terkini
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Infografis
Siap Hadapi Perang Baru...
Siap Hadapi Perang Baru dengan Israel, Iran Pamer Kota Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved