Iran Peringatkan Arab Saudi: Kesabaran Hampir Habis

Kamis, 10 November 2022 - 19:44 WIB
loading...
Iran Peringatkan Arab...
Iran peringatkan Arab Saudi bahwa strategi kesabaran mereka hampir habis. Foto/Ilustrasi
A A A
TEHERAN - Menteri intelijen Iran memperingatkan Arab Saudi bahwa tidak ada jaminan Teheran melanjutkan apa yang disebutnya sebagai strategi kesabaran, seperti dilaporkan kantor berita IRNA.

“Dalam kasus Arab Saudi, saya katakan bahwa nasib kami dan negara-negara lain di kawasan ini terikat bersama karena lingkungan kami. Dari sudut pandang Iran, setiap ketidakstabilan di negara-negara di kawasan itu menular, dan setiap ketidakstabilan di Iran dapat menular ke negara-negara di kawasan itu,” kata Menteri Intelijan Iran, Esmail Khatib, seperti dikutip IRNA.

“Iran sejauh ini mengadopsi kesabaran strategis dengan rasionalitas yang kuat, tetapi tidak memberikan jaminan apa pun untuk kelanjutan kesabaran strategis ini jika permusuhan berlanjut. Tidak diragukan lagi, jika kehendak Republik Islam Iran diberikan untuk membalas dan menghukum negara-negara ini, istana kaca akan runtuh dan negara-negara ini tidak akan melihat stabilitas,” ia menambahkan seperti dilansir dari Al Arabiya, Kamis (10/11/2022).

Baca: Iran Peringatkan Arab Saudi tentang Ketergantungan pada Israel

Ini adalah kedua kalinya seorang pejabat Iran menggunakan frasa "istana kaca" yang mengacu pada kepemimpinan Arab Saudi. Beberapa minggu yang lalu, Iran telah mengeluarkan ancaman terselubung dan peringatan ke Arab Saudi, ketika komandan tertinggi Garda Revolusi Iran, Hossein Salami mengatakan bahwa para pemimpin Saudi tidak boleh bergantung pada Israel, menambahkan bahwa para pemimpin Saudi tinggal di “istana kaca”.

Peringatan Menteri Intelijen Iran ini datang di tengah ketegangan yang meningkat, menyusul laporan Wall Street Journal (WSJ) yang mengatakan Arab Saudi berbagi informasi intelijen dengan peringatan AS tentang "serangan segera" dari Iran terhadap target di Kerajaan.

Laporan itu menambahkan bahwa Arab Saudi, AS, dan negara-negara tetangga lainnya di kawasan itu telah meningkatkan tingkat kewaspadaan untuk pasukan militer mereka.

Washington menyatakan keprihatinan tentang ancaman Iran terhadap Arab Saudi dan mengatakan tidak akan ragu untuk menanggapi jika perlu.

Baca: AS Peringatkan Potensi Serangan Iran ke Arab Saudi

"Kami prihatin dengan gambaran ancaman, dan kami tetap berhubungan terus-menerus melalui saluran militer dan intelijen dengan Saudi," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional.

“Kami tidak akan ragu untuk bertindak membela kepentingan dan mitra kami di kawasan ini,” imbuhnya.

Iran sendiri saat ini mengalami gelombang protes besar-besaran di seluruh negeri yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini dalam tahanan polisi moral. Rezim Iran menuduh negara-negara asing menghasut kerusuhan di negara itu dan mendorong para demonstran yang disebut rezim sebagai “perusuh.”

Baca: Pengadilan Iran Beri Sinyal Hukum Berat Para Demonstran
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved