Pakar PBB: Bunuh Jenderal Iran, AS Melanggar Hukum
Selasa, 07 Juli 2020 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
"Serangan drone pada 3 Januari lalu adalah insiden pertama yang diketahui di mana suatu negara menyebut pembelaan diri sebagai pembenaran untuk serangan terhadap aktor negara di wilayah negara ketiga," Callamard menambahkan. (Baca: Jenderal Soleimani Iran Tewas Diserang AS di Bandara Baghdad )
Iran membalas dengan serangan roket terhadap pangkalan udara Irak di mana pasukan AS ditempatkan. Beberapa jam kemudian, pasukan Iran dalam siaga tinggi secara keliru menembak jatuh sebuah pesawat penumpang Ukraina yang lepas landas dari Teheran.
Jaksa Teheran Ali Alqasimehr pada 29 Juni mengatakan Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden AS Donald Trump dan 35 lainnya atas pembunuhan Soleimani dan telah meminta bantuan Interpol. (Baca: Iran Keluarkan Surat Perintah Penahanan untuk Trump dan 35 Pejabat AS )
Namun Interpol menolak permintaan bantuan yang diajukan Iran itu. (Baca: Interpol Tolak Permintaan Iran Tangkap Presiden Trump )
Iran membalas dengan serangan roket terhadap pangkalan udara Irak di mana pasukan AS ditempatkan. Beberapa jam kemudian, pasukan Iran dalam siaga tinggi secara keliru menembak jatuh sebuah pesawat penumpang Ukraina yang lepas landas dari Teheran.
Jaksa Teheran Ali Alqasimehr pada 29 Juni mengatakan Iran telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden AS Donald Trump dan 35 lainnya atas pembunuhan Soleimani dan telah meminta bantuan Interpol. (Baca: Iran Keluarkan Surat Perintah Penahanan untuk Trump dan 35 Pejabat AS )
Namun Interpol menolak permintaan bantuan yang diajukan Iran itu. (Baca: Interpol Tolak Permintaan Iran Tangkap Presiden Trump )
(ber)
Lihat Juga :