PBB Desak Taliban Bebaskan Aktivis Hak-hak Perempuan
Sabtu, 05 November 2022 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Seorang juru bicara Taliban tidak segera memberikan komentar dan mengatakan dia akan menyelidiki masalah ini. Hingga kini, belum ada negara yang mengakui pemerintahan Taliban. Namun, sejumlah negara telah menjalin hubungan dengan pemerintahan Taliban.
Baca: Taliban Klaim Tewaskan 6 Anggota ISIS yang Teribat Serangan ke Masjid
Kelompok hak asasi mengatakan, kebebasan perempuan di Afghanistan telah dirusak sejak Taliban merebut kekuasaan pada Agustus 2021 ketika pasukan internasional yang mendukung pemerintah pro-Barat ditarik.
Mereka menunjuk pada pembatasan baru pada pakaian, gerakan dan pendidikan mereka meskipun Taliban sebelumnya bersumpah untuk sebaliknya. Kaum wanita di Afghanistan terus mengeluhkan kondisi kehidupan di bawah pemerintahan Taliban saat ini.
Baca: Taliban Klaim Tewaskan 6 Anggota ISIS yang Teribat Serangan ke Masjid
Kelompok hak asasi mengatakan, kebebasan perempuan di Afghanistan telah dirusak sejak Taliban merebut kekuasaan pada Agustus 2021 ketika pasukan internasional yang mendukung pemerintah pro-Barat ditarik.
Mereka menunjuk pada pembatasan baru pada pakaian, gerakan dan pendidikan mereka meskipun Taliban sebelumnya bersumpah untuk sebaliknya. Kaum wanita di Afghanistan terus mengeluhkan kondisi kehidupan di bawah pemerintahan Taliban saat ini.
(esn)
Lihat Juga :