Ini Deretan Hukuman Penjara Terlama di Dunia Terkait Pembunuhan

Rabu, 02 November 2022 - 20:00 WIB
loading...
Ini Deretan Hukuman...
Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Hukuman penjara terlama terkait pembunuhan yang terjadi di dunia ada yang mencapai puluhan ribu tahun. Lamanya hukuman penjara ini tentu membuat tercengang.

Namun, peristiwa ini nyata terjadi, meskipun pelaku tidak menjalani hukumannya sesuai vonis. Berikut deretan hukuman penjara terlama terhadap pelaku pembunuhan.

Baca: Penyerang Suami Ketua DPR AS Terancam Hukuman 50 Tahun Penjara

1. Otman el Gnaoui (42.924 tahun penjara)
Pada 2004, Othman el Gnaoui dijatuhi hukuman penjara 42.924 tahun oleh pengadilan Spanyol. Hukuman tersebut diberikan atas kasus pembunuhan massal dalam pengeboman kereta api di Madrid pada Maret 2004. Akibat kejadian itu, 191 orang tewas serta lebih dari 1.800 orang terluka. Tak hanya Gnaoui, teman sesama terorisnya, yaitu Jamal Zougam serta Emilio Suarez, juga divonis 42.922 tahun penjara.

Gnaoui lahir di Maroko, kemudian pindah ke Spanyol. Ia bekerja sebagai tukang batu sebelum penangkapannya pada 2004. Ia pertama kali menjadi perhatian pihak berwenang karena kasus perdagangan narkoba. Setelah itu, polisi pun mulai menyadap telepon genggamnya. Berdasarkan rekaman percakapan yang diperoleh, pihak berwenang menemukan Gnaoui berkomunikasi dengan teroris lainnya sebelum serangan kereta Madrid.

2. Dudley Wayne Kyzer (10.000 tahun penjara)
Dudley Wayne mendapat hukuman 10.000 tahun penjara. Hukuman tersebut didapatkan setelah ia membunuh sang istri Emily Kyzer, ibu mertua Eunice Barringer, serta seorang mahasiswa bernama Richard Pyron, pada malam pesta Halloween pada 1976. Saat itu, Kyzer pergi ke rumah sang istri di 13th Street East, Tuscaloosa, Alabama, Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
Eks PM Thailand Thaksin...
Eks PM Thailand Thaksin Shinawatra Dibebaskan dari Penjara, Korupsi tapi Dihukum Ringan
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Eks Wamenaker Noel Resmi...
Eks Wamenaker Noel Resmi Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun Penjara
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Menlu Iran kepada AS:...
Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!
Rekomendasi
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved