Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:01 WIB
loading...
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis buka penyelidikan kasus pembunuhan jurnalis pembangkang Arab Saudi Jamal Khashoggi setelah ada pengaduan terhadap Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Foto/SPA
A A A
PARIS - Kantor Kejaksaan Anti-Terorisme Nasional (PNAT) Prancis mengumumkan akan membuka penyelidikan kasus pembunuhan jurnalis pembangkang Arab Saudi, Jamal Khashoggi, di Konsulat Saudi di Istanbul pada tahun 2018. Langkah itu diambil setelah kelompok hak asasi manusia (HAM) mengajukan pengaduan terhadap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dalam kasus tersebut.

Kasus pembunuhan ini telah mengguncang Pangeran MBS dan Kerajaan Arab Saudi karena jadi sorotan dunia internasional.

Baca Juga: Mohammed bin Salman Kecam Serangan Rudal dan Drone Iran terhadap UEA

Khashoggi, seorang jurnalis pembangkang Arab Saudi yang kerap menulis kritik tentang kerajaan di The Washington Post, dicekik dan kemudian dimutilasi di dalam konsulat pada 2 Oktober 2018.

Dalam laporan tahun 2021, laporan intelijen AS mengeklaim bahwa Putra Mahkota MBS bertanggung jawab langsung atas pembunuhan tersebut.

Namun, Presiden Donald Trump kemudian membantah peran MBS dengan mengatakan bahwa sang putra mahkota tidak tahu apa-apa tentang pembunuhan Khashoggi.

Perusahaan tempat Khashoggi bekerja, Democracy for the Arab World Now (DAWN), dan kelompok hak asasi manusia Trial International telah mengajukan petisi ke pengadilan Prancis mengenai masalah ini selama kunjungan MBS ke Prancis pada Juli 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Tegas, Trump Larang...
Tegas, Trump Larang Netanyahu Balas Serangan Iran: Dia Harus Nurut!
Rekomendasi
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Infografis
8 Akuisisi dan Pembelian...
8 Akuisisi dan Pembelian Termahal Mohammed Bin Salman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved