Negara yang Menganut Sistem Kepemimpinan Monarki

Jum'at, 28 Oktober 2022 - 16:35 WIB
loading...
Negara yang Menganut...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
JAKARTA - Sistem kepemimpinan monarki adalah sistem pemerintahan tertua di dunia. Monarki memiliki sistem politik yang didasarkan pemerintahan satu orang. Penjelasan ini berlaku untuk negara-negara di mana otoritas tertinggi dipegang oleh raja, seorang penguasa individu yang berfungsi sebagai kepala negara dan yang mencapai posisinya melalui keturunan. Kebanyakan monarki hanya mengizinkan suksesi laki-laki, seperti dari ayah ke anak.

Sistem pemerintahan monarki terbagi menjadi 3 jenis yaitu Monarki Absolut, Monarki Konstitusional, Monarki Parlementer.

Sampai saat ini, ada beberapa negara yang menganut sistem kepemimpinan monarki atau kerajaan yang masih berdiri. Negara mana saja yang menganut sistem tersebut? Simak sebagai berikut

1. Kerajaan Inggris

Inggris menjadi salah satu negara yang masih menganut sistem monarki atau kerajaan sampai saat ini. Sampai sekarang, sebelum Ratu Elizabeth II mangkat, kerajaan Inggris masih dipimpin dibawah pemerintahannya. Untuk diketahui, dari tahun 1952 Ratu Elizabeth II sudah memerintah dan membuat dia menjadi penguasa terlama dalam sejarah kerajaan Inggris.

Kerajaan Inggris memiliki empat negara penguasa yaitu Skotlandia, Inggris, Wales dan Irlandia Utara. Inggris menjadi salah satu negara yang menganut sistem monarki konstitusional.

Baca: Profil Rishi Sunak Perdana Menteri Inggris yang Baru
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Berita Terkini
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved