Finlandia Bakal Izinkan NATO Kerahkan Senjata Nuklir di Perbatasannya dengan Rusia
Kamis, 27 Oktober 2022 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
“Anda adalah mitra terdekat kami. Semua sekutu sepakat tentang pentingnya perluasan NATO. Kita semua setuju bahwa kita harus berdiri bersama, dan kita semua setuju bahwa ini adalah momen bersejarah yang harus kita manfaatkan. Ini adalah hari yang baik di saat yang kritis untuk keamanan kita," paparnya.
Aplikasi NATO oleh Finlandia dan Swedia telah disetujui oleh 28 Parlemen negara dari 30 negara anggota aliansi. Hanya Hungaria dan Turki yang belum memberikan suara.
Batu sandungan utama adalah Turki, di mana Ankara mengatakan hanya akan menyetujui anggota baru NATO untuk kedua Finlandia dan Swedia jika mereka menekan separatis Kurdi, yang menganggap sebagai teroris.
Berbicara pada 1 Oktober, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan: "Kami akan mempertahankan sikap prinsip dan tekad kami mengenai masalah ini sampai janji yang dibuat untuk negara kami ditepati."
NATO saat ini sedang melakukan latihan nuklir, yang disebut "Steadfast Noon", yang dimulai pada 17 Oktober dan akan berlanjut hingga 30 Oktober.
Latihan tersebut melibatkan sekitar 60 pesawat, termasuk pesawat pengebom B-52 AS yang mampu membawa senjata nuklir.
Secara terpisah, seismolog Finlandia mencatat serangkaian lima ledakan bawah air pada hari Kamis dan Jumat, yang asal-usulnya tidak jelas.
Aplikasi NATO oleh Finlandia dan Swedia telah disetujui oleh 28 Parlemen negara dari 30 negara anggota aliansi. Hanya Hungaria dan Turki yang belum memberikan suara.
Batu sandungan utama adalah Turki, di mana Ankara mengatakan hanya akan menyetujui anggota baru NATO untuk kedua Finlandia dan Swedia jika mereka menekan separatis Kurdi, yang menganggap sebagai teroris.
Berbicara pada 1 Oktober, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan: "Kami akan mempertahankan sikap prinsip dan tekad kami mengenai masalah ini sampai janji yang dibuat untuk negara kami ditepati."
NATO saat ini sedang melakukan latihan nuklir, yang disebut "Steadfast Noon", yang dimulai pada 17 Oktober dan akan berlanjut hingga 30 Oktober.
Latihan tersebut melibatkan sekitar 60 pesawat, termasuk pesawat pengebom B-52 AS yang mampu membawa senjata nuklir.
Secara terpisah, seismolog Finlandia mencatat serangkaian lima ledakan bawah air pada hari Kamis dan Jumat, yang asal-usulnya tidak jelas.
(min)
Lihat Juga :