Finlandia Bakal Izinkan NATO Kerahkan Senjata Nuklir di Perbatasannya dengan Rusia
Kamis, 27 Oktober 2022 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
AS sudah memiliki sekitar 100 senjata nuklir di Eropa, ditempatkan di Belgia, Jerman, Italia, Belanda dan Turki. Data itu menurut Federasi Ilmuwan Amerika.
Inggris dan Prancis, keduanya anggota NATO, juga memelihara persenjataan nuklir independen mereka sendiri.
Awal bulan ini, pemerintah Polandia mengatakan telah mengadakan diskusi dengan pemerintah AS tentang menjadi tuan rumah senjata nuklir AS, meskipun hal ini belum dikonfirmasi oleh Washington.
Presiden Polandia Andrzej Duda mengeklaim ada peluang potensial bagi negaranya untuk terlibat dalam program "berbagi nuklir" NATO.
Menurut situsnya, NATO adalah aliansi nuklir yang menggunakan persenjataan nuklirnya untuk menjaga perdamaian, mencegah pemaksaan dan mencegah agresi.
Pentingnya pencegah nuklir dikonfirmasi dalam Konsep Strategis 2022 NATO, yang diadopsi oleh aliansi tersebut pada KTT Madrid pada bulan Juni.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyambut baik aplikasi keanggotaan dari Finlandia dan Swedia pada bulan Mei, menggambarkan langkah tersebut sebagai momen bersejarah bagi aliansi tersebut.
"Saya menyambut hangat permintaan Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan NATO," katanya.
Inggris dan Prancis, keduanya anggota NATO, juga memelihara persenjataan nuklir independen mereka sendiri.
Awal bulan ini, pemerintah Polandia mengatakan telah mengadakan diskusi dengan pemerintah AS tentang menjadi tuan rumah senjata nuklir AS, meskipun hal ini belum dikonfirmasi oleh Washington.
Presiden Polandia Andrzej Duda mengeklaim ada peluang potensial bagi negaranya untuk terlibat dalam program "berbagi nuklir" NATO.
Menurut situsnya, NATO adalah aliansi nuklir yang menggunakan persenjataan nuklirnya untuk menjaga perdamaian, mencegah pemaksaan dan mencegah agresi.
Pentingnya pencegah nuklir dikonfirmasi dalam Konsep Strategis 2022 NATO, yang diadopsi oleh aliansi tersebut pada KTT Madrid pada bulan Juni.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyambut baik aplikasi keanggotaan dari Finlandia dan Swedia pada bulan Mei, menggambarkan langkah tersebut sebagai momen bersejarah bagi aliansi tersebut.
"Saya menyambut hangat permintaan Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan NATO," katanya.
Lihat Juga :