Imbas Perang Suku, Militer Sudan Pecat Komandan di Provinsi Blue Nile

Selasa, 25 Oktober 2022 - 03:30 WIB
loading...
Imbas Perang Suku, Militer...
Imbas Perang Suku, Militer Sudan Pecat Komandan di Provinsi Blue Nile. FOTO/Anadolu Agency
A A A
KAIRO - Militer yang berkuasa di Sudan memecat seorang komandan di Provinsi Blue Nile selatan, Senin (24/10/2022). Pemecatan ini dilakukan setelah terjadinya perang suku yang menewaskan sedikitnya 220 orang, pekan lalu.

Kerusuhan menambah kesengsaraan negara yang terperosok dalam konflik sipil dan kekacauan politik. Pertempuran di Blue Nile, yang berbatasan dengan Ethiopia dan Sudan Selatan, muncul kembali awal bulan ini karena sengketa tanah.

Baca: Sedikitnya 151 Orang Tewas dalam Perang Suku di Sudan

Perang dua suku ini melibatkan suku Hausa, dengan asal-usul di Afrika Barat, melawan orang-orang Berta. Ketegangan meningkat pada Rabu dan Kamis di kota Wad el-Mahi di perbatasan dengan Ethiopia.

Kekerasan itu terjadi menjelang peringatan pertama kudeta militer Sudan yang menjungkirbalikkan transisi negara yang berumur pendek menuju demokrasi. Ini juga menuai kritik terhadap militer yang kuat, dengan kelompok pro-demokrasi Sudan menuduh para jenderal yang berkuasa tidak melindungi kelompok etnis di provinsi tersebut.

Juru bicara militer Sudan, Kolonel Nabil Abdalla, mengatakan bahwa Mayor Jenderal Rabei Abdalla Adam ditunjuk sebagai komandan Blue Nile, menggantikan Mayjen Ramzi Babaker yang dicopot dari jabatannya selama akhir pekan.

Baca: Korban Tewas Perang Suku di Sudan Tembus 200 Orang

“Penunjukan itu merupakan bagian dari upaya militer untuk mengatasi peristiwa keamanan yang disesalkan," kata Abdalla. “Militer juga membentuk misi pencarian fakta untuk menyelidiki bentrokan tersebut,” lanjutnya.

Sementara Fath Arrahman Bakheit, kepala Kementerian Kesehatan di Blue Nile, mengatakan pada Minggu bahwa jumlah korban tewas, termasuk sejumlah perempuan dan anak-anak. Jumlah korban menjadi lebih jelas setelah konvoi kemanusiaan dan medis pertama berhasil mencapai Wad el-Mahi.

Pihak berwenang setempat mengumumkan jam malam di kota itu, dan mengerahkan pasukan keamanan ke daerah itu untuk mencegah kerusuhan lebih lanjut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved