Profil Rishi Sunak, Perdana Menteri Inggris Pertama Kulit Berwarna dan Termuda

Senin, 24 Oktober 2022 - 21:25 WIB
loading...
A A A
Dia adalah anak sulung dari tiga bersaudara. Ayahnya lahir dan dibesarkan di Koloni dan Protektorat Kenya (sekarang Kenya), sementara ibunya lahir di Tanganyika (yang kemudian menjadi bagian dari Tanzania).

Kakeknya lahir di provinsi Punjab, India Britania, dan bermigrasi dari Afrika Timur bersama keluarga mereka ke Inggris pada 1960-an.

Kakek dari pihak ayah, Ramdas Sunak, berasal dari Gujranwala (sekarang Pakistan) dan pindah ke Nairobi pada tahun 1935 untuk bekerja sebagai juru tulis, di mana dia bergabung dengan istrinya Suhag Rani Sunak dari Delhi pada tahun 1937.

Kakek dari pihak ibu, Raghubir Sain Berry MBE, bekerja di Tanganyika sebagai petugas pajak, dan memiliki perjodohan dengan Sraksha yang lahir di Tanganyika yang berusia 16 tahun, dengan siapa dia memiliki tiga anak, dan keluarganya pindah ke Inggris pada tahun 1966, didanai oleh Sraksha menjual perhiasan pernikahannya.

Di Inggris, Raghubir Berry bergabung dengan Inland Revenue, dan sebagai kolektor, diangkat sebagai Anggota Ordo Kerajaan Inggris (MBE) dalam daftar Penghargaan Ulang Tahun 1988.

Yashvir adalah seorang dokter umum, dan Usha adalah seorang apoteker, yang mengelola apotek lokal.

Sunak bersekolah di Stroud School, sekolah persiapan di Romsey, Hampshire, dan Winchester College, sekolah asrama independen anak laki-laki.

Dia adalah seorang pelayan di rumah makan kari di Southampton selama liburan musim panasnya. Dia membaca Filsafat, Politik dan Ekonomi di Lincoln College, Oxford, lulus pada tahun 2001.

Selama di universitas, dia magang di Markas Kampanye Konservatif. Pada tahun 2006, dia memperoleh gelar MBA dari Universitas Stanford, di mana ia menjadi sarjana Fulbright.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Menlu Rusia: AS Terlibat...
Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!
Rekomendasi
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved