Profil Rishi Sunak, Perdana Menteri Inggris Pertama Kulit Berwarna dan Termuda

Senin, 24 Oktober 2022 - 21:25 WIB
loading...
A A A
Sunak mendukung Brexit dalam referendum 2016 tentang keanggotaan Uni Eropa (UE). Dia diangkat ke pemerintahan kedua Theresa May sebagai Wakil Sekretaris Negara Parlemen untuk Pemerintah Daerah dalam perombakan 2018.

Dia memilih tiga kali mendukung perjanjian Brexit May. Setelah May mengundurkan diri, Sunak mendukung kampanye Boris Johnson menjadi pemimpin Konservatif.

Setelah Johnson terpilih dan diangkat sebagai Perdana Menteri, dia menunjuk Sunak sebagai Kepala Sekretaris Perbendaharaan.

Sunak menggantikan Sajid Javid sebagai Menteri Keuangan setelah mengundurkan diri dalam reshuffle kabinet Februari 2020.

Sebagai menteri, Sunak menonjol dalam respons keuangan pemerintah terhadap pandemi COVID-19 dan dampak ekonominya, termasuk skema Retensi Pekerjaan Virus Corona dan Makan di Luar untuk Membantu.

Dia mengundurkan diri sebagai menteri pada 5 Juli 2022, dengan alasan perbedaan kebijakan ekonominya dengan Johnson dalam surat pengunduran dirinya.

Pengunduran diri Sunak, bersama dengan pengunduran diri Javid sebagai Menteri Kesehatan, menyebabkan pengunduran diri Johnson di tengah krisis pemerintah.

Pada Juli 2022, dia mencalonkan diri dalam pemilihan kepemimpinan Partai Konservatif untuk menggantikan Johnson, dan kehilangan suara pendukung karena Liz Truss.

Setelah pengunduran diri Truss di tengah krisis pemerintah, Sunak memenangkan pemilihan kepemimpinan Partai Konservatif Oktober 2022.

Dia ditetapkan untuk menjadi Perdana Menteri kulit berwarna pertama di Inggris Raya, serta yang termuda sejak 1812.

Sunak lahir pada 12 Mei 1980 di Southampton dari orang tua Hindu kelahiran Afrika keturunan India Punjabi, bernama Yashvir dan Usha Sunak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Berita Terkini
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved