Polisi Malawi Temukan Kuburan Massal 25 Migran Ethiopia

Kamis, 20 Oktober 2022 - 04:01 WIB
loading...
Polisi Malawi Temukan...
Polisi Malawi temukan kuburan massal 25 migran Ethiopia. Foto/The Guardian
A A A
LILONGWE - Pihak berwenang di Malawi telah menemukan kuburan massal di utara negara itu yang berisi sisa-sisa 25 orang yang diduga migran dari Ethiopia.

“Kuburan itu ditemukan pada Selasa malam, tetapi kami menutupnya dan mulai menggali hari ini. Sejauh ini, kami telah menemukan 25 mayat,” kata juru bicara kepolisian Malawi, Peter Kalaya, seperti disitir dari The Guardian, Kamis (20/10/2022).

Kuburan massal itu ditemukan setelah penduduk desa di daerah Mzimba, sekitar 250 km utara ibukota, Lilongwe, tersandung kuburan saat mengumpulkan madu liar di hutan. Ia pun langsung memberitahukan polisi.

Baca: Menyedihkan, 92 Migran Telanjang Telantar di Perbatasan Turki-Yunani

“Kami menduga mereka adalah migran ilegal yang diangkut ke Afrika Selatan melalui Malawi,” ujar Kalaya.

Dia mengatakan bukti yang dikumpulkan dari situs tersebut menunjukkan bahwa para korban adalah pria Ethiopia berusia antara 25 dan 40 tahun.

Mayat yang membusuk digali dan dibawa ke kamar mayat untuk diautopsi.

Baca: 'Krisis' Migran, New York Umumkan Keadaan Darurat

"Mereka tampaknya telah dikubur tidak lebih dari sebulan yang lalu," katanya.

Malawi adalah rute populer bagi orang-orang dari Afrika timur yang diselundupkan ke Afrika Selatan, negara paling maju di benua itu dan magnet bagi para migran miskin dari tempat lain di benua itu.

Kalaya mengatakan bahwa antara Januari dan September tahun ini, pihak berwenang mencegat 221 migran, 186 di antaranya adalah orang Etiopia.

Baca: Korban Kapal Migran yang Karam di Suriah Meningkat Jadi 77
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa dan Pekerja...
Mahasiswa dan Pekerja Asing Kini akan Dipaksa Tinggalkan AS untuk Ajukan Green Card
Biaya Hidup Tinggi dan...
Biaya Hidup Tinggi dan Negeri Kacau, Warga AS Eksodus Besar-besaran ke Luar Negeri
Siapa Alex Pretti? Perawat...
Siapa Alex Pretti? Perawat ICU AS yang Ditembak saat Hendak Menolong Imigran yang Ditangkap
Politikus Muslim Ini...
Politikus Muslim Ini Kecam Trump yang Sebut Imigran Somalia sebagai Sampah
19 Negara yang Warganya...
19 Negara yang Warganya Dilarang Mendapatkan Green Card di AS
Gunung Berapi Tertidur...
Gunung Berapi Tertidur Hampir 12.000 Tahun Tiba-tiba Meletus, seperti Bom Dilempar ke Langit
Negara BRICS Bakal Mengubah...
Negara BRICS Bakal Mengubah Utang Dolar Menjadi Yuan China
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
Negara-negara Ini Melakukan...
Negara-negara Ini Melakukan PHK Massal PNS, Indonesia Menyusul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved