Politikus Muslim Ini Kecam Trump yang Sebut Imigran Somalia sebagai Sampah

Rabu, 03 Desember 2025 - 16:19 WIB
loading...
Politikus Muslim Ini...
Politikus Muslim AS Ilhan Omar kecam Donald Trump karena menyebut imigran Somalia sebagai sampah. Foto/X/@BasedBandita
A A A
WASHINGTON - Anggota Kongres Amerika Serikat yang beraliran Progresif, Ilhan Omar, membalas Donald Trump setelah presiden mengkritiknya dan kembali menyerang komunitas Somalia di Minnesota.

Dalam rapat kabinet pada hari Selasa, Trump melontarkan omelan rasis, menyebut Omar dan imigran Somalia lainnya sebagai "sampah" dan menyerukan agar mereka meninggalkan AS.

"Obsesinya terhadap saya menyeramkan," tulis Omar di media sosial sebagai tanggapan, dilansir Al Jazeera. "Saya harap dia mendapatkan bantuan yang sangat dia butuhkan."

Trump telah meningkatkan retorika anti-imigrasinya dalam beberapa minggu terakhir, terutama setelah penembakan mematikan terhadap dua pasukan Garda Nasional di Washington, DC, bulan lalu.

Tersangka penembakan tersebut adalah seorang pria Afghanistan yang dievakuasi dari negara itu pada tahun 2021, setelah penarikan pasukan AS dan sekutu. Trump telah menggunakan penembakan tersebut sebagai dasar untuk memperketat imigrasi dari apa yang ia sebut sebagai "negara-negara dunia ketiga", termasuk Somalia.

"Kita akan salah jalan jika terus menerima sampah di negara kita. Ilhan Omar itu sampah. Dia sampah. Teman-temannya sampah," kata presiden AS.

"Mereka bukan orang-orang yang bekerja. Mereka bukan orang-orang yang berkata, 'Ayo, ayo. Mari kita buat tempat ini hebat.' Mereka adalah orang-orang yang hanya mengeluh. Mereka mengeluh, dan dari mana mereka berasal, mereka tidak mendapatkan apa-apa."

Baca Juga: 19 Negara yang Warganya Dilarang Mendapatkan Green Card di AS

Trump mengatakan dia tidak mengenal Omar "sama sekali" tetapi telah menyaksikannya mengeluh tentang AS selama bertahun-tahun. "Saya pikir dia orang yang tidak kompeten. Dia orang yang sangat buruk," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved