Zelensky Pecat Duta Besar Ukraina yang Serukan Pembunuhan Warga Rusia

Rabu, 19 Oktober 2022 - 19:07 WIB
loading...
Zelensky Pecat Duta...
Duta Besar Ukraina untuk Kazakhstan Pyotr Vrublevsky dipecat. Foto/vk.com
A A A
KIEV - Duta Besar Ukraina untuk Kazakhstan Pyotr Vrublevsky yang menyerukan pembunuhan "sebanyak mungkin orang Rusia" telah dipecat dari jabatannya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memerintahkan pemecatan Pyotr Vrublevsky pada Selasa (18/10/2022), menurut keputusan yang diterbitkan di situs webnya. Dia tidak segera menunjuk penggantinya.

Vrublevsky memicu kontroversi pada Agustus ketika dia memberikan wawancara kepada seorang blogger video Kazakhstan.

Baca juga: Jenderal Armagedon Rusia Pemimpin Perang di Ukraina Bicara untuk Pertama Kali

Ketika ditanya tentang situasi di Ukraina pada saat itu, dia berkata, "Apa yang bisa kukatakan? … Kami mencoba untuk membunuh (orang Rusia) sebanyak mungkin. Semakin banyak orang Rusia yang kita bunuh sekarang, semakin sedikit anak-anak kita yang harus membunuh. Itu dia."

Pernyataan itu membuat marah para pejabat di Kazakhstan, yang memiliki etnis minoritas Rusia yang besar.

Kritikus menuduh Duta Besar Ukraina menghasut kebencian di negara itu. Dia dilaporkan meminta maaf atas kata-katanya setelah dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Kazakhstan, dan kemudian pergi berlibur.

Baca juga: Perusahaan Senjata India-Rusia Genjot Ekspor, RI Pembeli Potensial Rudal Jelajah

Awal bulan ini, Moskow menyatakan keprihatinan tentang kehadiran Vrublevsky di Kazakhstan.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengklaim pria itu terus menjabat sebagai kepala Kedutaan Besar Ukraina di Astana.

Menurut Moskow, hal ini bertentangan dengan jaminan yang dibuat Kazakhstan bahwa diplomat itu akan diusir.

Kazakhstan mengatakan Vrublevsky akan pergi segera setelah penggantinya dikirim, dan membantah terlibat dengannya dalam kapasitas resminya. Astana menolak mengusir pria itu.

Mungkin diperlukan waktu berbulan-bulan bagi Kiev menggantikan diplomat itu, seperti yang ditunjukkan oleh contoh terbaru dari mantan duta besar Ukraina untuk Jerman Andrey Melnik.

Melnik menjadi terkenal karena menggunakan bahasa kasar ketika berbicara tentang para pejabat Jerman dan tokoh masyarakat lainnya.

Zelensky memanggil Melnik pada Juli, seminggu setelah diplomat tersebut secara salah mengklaim dalam wawancara bahwa pasukan nasionalis Ukraina tidak terlibat dalam pembersihan etnis Yahudi dan Polandia selama Perang Dunia II.

Dia tetap di posisi itu sampai Jumat lalu, hari terakhirnya bertanggung jawab atas Kedutaan Besar Ukraina di Berlin. Dia pergi "dengan kepala terangkat tinggi," menurut Melnik dalam sambutan perpisahannya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved