Ilmuwan: Peluang Perang Nuklir AS-Rusia seperti Russian Roulette
Selasa, 18 Oktober 2022 - 12:40 WIB
loading...
A
A
A
Ketakutan para pakar adalah bahwa karena Rusia gagal mencapai tujuannya sejauh ini secara militer, dan telah menderita beberapa kekalahan baru-baru ini, Putin mungkin melihat senjata paling ekstrem di gudang senjatanya.
Putin mengadakan referendum—oleh Ukraina dan sekutu Barat-nya sebut sebagai referendum palsu—di empat wilayah yang dicaplok; Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia, jadi dia sekarang mengeklaim semua wilayah itu milik Rusia.
Pada saat yang sama dia mengatakan bahwa dirinya akan menggunakan segala cara yang tersedia untuk membela Rusia, yang oleh Barat ditafsirkan sebagai ancaman penggunaan nuklir secara terselubung.
Tegmark melihat kemungkinan perang nuklir melihatnya sebagai hal yang sangat mengkhawatirkan.
Pada penelitiannya Tegmark men-tweet: “Inilah mengapa saya pikir sekarang ada satu dari enam peluang #NuclearWar global yang akan segera terjadi, dan mengapa saya menghargai @elonmusk dan yang lainnya mendesak de-eskalasi, yang IMHO demi kepentingan keamanan nasional semua bangsa."
Dia percaya bahwa jika Rusia memenangkan perang maka kemungkinan situasi gaya “Kosovo melepaskan diri dari Serbia” dapat terjadi di wilayah aneksasi yang dipimpin oleh separatis pro-Rusia.
Putin mengadakan referendum—oleh Ukraina dan sekutu Barat-nya sebut sebagai referendum palsu—di empat wilayah yang dicaplok; Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia, jadi dia sekarang mengeklaim semua wilayah itu milik Rusia.
Pada saat yang sama dia mengatakan bahwa dirinya akan menggunakan segala cara yang tersedia untuk membela Rusia, yang oleh Barat ditafsirkan sebagai ancaman penggunaan nuklir secara terselubung.
Tegmark melihat kemungkinan perang nuklir melihatnya sebagai hal yang sangat mengkhawatirkan.
Pada penelitiannya Tegmark men-tweet: “Inilah mengapa saya pikir sekarang ada satu dari enam peluang #NuclearWar global yang akan segera terjadi, dan mengapa saya menghargai @elonmusk dan yang lainnya mendesak de-eskalasi, yang IMHO demi kepentingan keamanan nasional semua bangsa."
Dia percaya bahwa jika Rusia memenangkan perang maka kemungkinan situasi gaya “Kosovo melepaskan diri dari Serbia” dapat terjadi di wilayah aneksasi yang dipimpin oleh separatis pro-Rusia.
Lihat Juga :