Ilmuwan: Peluang Perang Nuklir AS-Rusia seperti Russian Roulette

Selasa, 18 Oktober 2022 - 12:40 WIB
loading...
A A A
Atau jika Ukraina menang, itu akan seperti AS kalah di Vietnam.

Karena kedua kemungkinan ini tidak mungkin diterima oleh pihak oposisi, Tegmark percaya bahwa kemungkinan besar perang akan terus berlanjut.

Dengan Rusia yang berjuang untuk mengalahkan Ukraina, yang didukung oleh AS dan Eropa, itu dapat meningkatkan situasi-- dengan hasil paling ekstrem adalah senjata nuklir.

Dia menulis dalam sebuah posting blog: "Saya melihatnya sangat tidak mungkin (<10%) bahwa Putin akan menerima 'Vietnam' tanpa terlebih dahulu menjadi nuklir, karena hampir pasti akan mengakibatkan dia digulingkan dan dipenjara atau dibunuh."

"Di sisi lain, saya juga melihatnya sangat tidak mungkin (<10%) bahwa Barat akan menerima skenario 'Kosovo' di mana Rusia diberikan kesepakatan damai di mana ia mempertahankan semua yang dianeksasinya, karena jika kekuatan yang ada di Barat adalah yang berpikiran tenang, mereka mungkin telah memilih skenario 'Kuba' pada tahun 2021 dengan menyetujui permintaan Rusia bahwa Ukraina tidak pernah bergabung dengan NATO," paparnya, seperti dikutip The Mirror, Selasa (18/10/2022).

"Ini berarti bahwa dengan probabilitas tinggi (>80%), lingkaran setan eskalasi saat ini hanya akan berakhir dengan penurunan eskalasi ke salah satu hasil menengah ("Libya"/"Korea"/"Finlandia") atau dengan huruf kecil "kaboom" (penggunaan nuklir Rusia di Ukraina)."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved