Terkait Kerusuhan, Iran Keluarkan Peringatan pada Biden

Senin, 17 Oktober 2022 - 16:16 WIB
loading...
Terkait Kerusuhan, Iran...
Sepeda motor polisi terbakar saat protes atas kematian Mahsa Amini di Teheran, Iran, 19 September 2022. Foto/WANA/REUTERS
A A A
TEHERAN - Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Nasser Kanaani memperingatkan Amerika Serikat (AS) akan gagal dalam upayanya menghasut kerusuhan dan mencampuri urusan dalam negeri Iran.

Pernyataannya muncul setelah Presiden AS Joe Biden mendukung protes anti-pemerintah di seluruh wilayah Republik Islam Iran.

Protes dan bentrokan dengan polisi meletus bulan lalu setelah seorang wanita berusia 22 tahun, Mahsa Amini, meninggal dalam tahanan setelah ditahan polisi moral Iran di Teheran karena mengenakan jilbab yang dianggap "tidak pantas". Keluarganya mengklaim bahwa dia telah disiksa.

Kanaani menuduh Biden pada Sabtu (15/10/2022) "mendukung kerusuhan."

“Mengingat fakta bahwa dia tidak menikmati penasihat tepercaya atau ingatan yang baik, saya mengingatkannya bahwa Iran begitu kuat dan tabah sehingga tidak akan menyerah pada sanksi kejam dan ancaman kosongnya,” tegas Kanaani, seperti dikutip Press TV.

Baca juga: Mantan Kanselir Austria: Kejar Solusi Damai, Kalah Bukanlah Pilihan bagi Putin

Diplomat itu menyatakan, “Republik Islam tidak akan terpengaruh oleh intervensi dan (pernyataan) seorang politisi yang lelah dengan kampanye sia-sia melawan Iran.”

"Kami akan bersama-sama mempertahankan kemerdekaan Iran," tegas dia.

Pada Jumat, berbicara kepada wartawan di Portland, Oregon, Biden menyebut pemerintah Iran “menindas” dan mengatakan dia terkejut dengan “keberanian orang-orang dan wanita yang turun ke jalan.”

“Maksud saya, ini benar-benar luar biasa,” ujar Biden.

Baca juga: Jepang Ingin Kerahkan Drone Kamikaze untuk Cegah Invasi

AS telah memberlakukan dua putaran sanksi terhadap polisi moral Iran dan beberapa pejabat Iran, termasuk dua menteri pemerintah, atas apa yang disebutnya "penindasan kekerasan terhadap protes damai."

Sebanyak 240 orang tewas selama protes di seluruh Iran, menurut kantor berita HRANA, yang melaporkan masalah hak asasi manusia.

Pada Sabtu, kebakaran terjadi di dalam Penjara Evin di Teheran di tengah kerusuhan, menewaskan empat narapidana.

Pihak berwenang menyalahkan "bentrokan" antara narapidana atas insiden tersebut.

Laporan koroner resmi yang dirilis pekan lalu, sementara itu, mengatakan bahwa Amini mengalami koma dan meninggal karena kondisi yang mendasarinya dan bukan karena kekerasan fisik.

Penyelidikan oleh parlemen Iran sampai pada kesimpulan yang sama pada Minggu. Laporan itu juga menyebutkan ambulans tidak bisa sampai ke Amini cukup cepat karena kerumunan di depan kantor polisi moral.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved