Bersitegang, Pangeran Arab Saudi Ancam Barat dengan Jihad
Senin, 17 Oktober 2022 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kenaikan harga energi setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari, Washington telah melobi anggota kartel minyak OPEC+, khususnya Arab Saudi, untuk meningkatkan produksi minyak.
Presiden AS Joe Biden telah melakukan perjalanan ke Kerajaan Arab Saudi pada bulan Juli lalu sebagai bagian dari lobi Amerika.
Padahal, sebelumnya Biden berjanji untuk mengubah Arab Saudi menjadi "paria" setelah pembunuhan jurnalis pembangkang Arab Saudi Jamal Khashoggi pada 2018.
Biden saat itu mengatakan pemerintahannya memberi tahu media bahwa mereka yakin Arab Saudi akan meningkatkan produksi minyak.
Alih-alih tunduk, Arab Saudi justru memimpin OPEC+ memangkas produksi minyak sebesar dua juta barel per hari mulai November bulan depan. Keputusan itu dapat menaikkan harga bahan bakar minyak secara global, termasuk di AS yang pada bulan tersebut bersiap untuk pemilu.
Washington telah bereaksi dengan marah, menuduh Arab Saudi membantu Rusia untuk meringankan tekanan sanksi yang dijatuhkan pada Moskow atas perang Ukraina.
Gedung Putih mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka ingin bekerja dengan Kongres untuk mengevaluasi ulang hubungan Washington dengan Riyadh.
Para anggota Parlemen telah menawarkan sejumlah langkah, termasuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi dan membuka OPEC untuk litigasi di AS.
Presiden AS Joe Biden telah melakukan perjalanan ke Kerajaan Arab Saudi pada bulan Juli lalu sebagai bagian dari lobi Amerika.
Padahal, sebelumnya Biden berjanji untuk mengubah Arab Saudi menjadi "paria" setelah pembunuhan jurnalis pembangkang Arab Saudi Jamal Khashoggi pada 2018.
Biden saat itu mengatakan pemerintahannya memberi tahu media bahwa mereka yakin Arab Saudi akan meningkatkan produksi minyak.
Alih-alih tunduk, Arab Saudi justru memimpin OPEC+ memangkas produksi minyak sebesar dua juta barel per hari mulai November bulan depan. Keputusan itu dapat menaikkan harga bahan bakar minyak secara global, termasuk di AS yang pada bulan tersebut bersiap untuk pemilu.
Washington telah bereaksi dengan marah, menuduh Arab Saudi membantu Rusia untuk meringankan tekanan sanksi yang dijatuhkan pada Moskow atas perang Ukraina.
Gedung Putih mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka ingin bekerja dengan Kongres untuk mengevaluasi ulang hubungan Washington dengan Riyadh.
Para anggota Parlemen telah menawarkan sejumlah langkah, termasuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi dan membuka OPEC untuk litigasi di AS.
Lihat Juga :