Bersitegang, Pangeran Arab Saudi Ancam Barat dengan Jihad
Senin, 17 Oktober 2022 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam beberapa pekan terakhir, Saudi menyampaikan kepada kami—secara pribadi dan publik—niat mereka untuk mengurangi produksi minyak, yang mereka tahu akan meningkatkan pendapatan Rusia dan menumpulkan efektivitas sanksi," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby.
Dia menambahkan bahwa anggota OPEC lainnya mengatakan kepada AS secara pribadi bahwa mereka tidak setuju dengan keputusan Riyadh, tetapi merasa dipaksa untuk mendukung arahan Saudi.
Pernyataan Kirby muncul setelah siaran pers Arab Saudi yang menyatakan penolakan total terhadap curahan kecaman dari AS dan menuduh pemerintahan Biden meminta Saudi untuk menunda pengurangan produksi sampai setelah pemilu paruh waktu di Amerika Serikat.
Alaoudh, yang termasuk dalam kelompok Democracy in the Arab World Now (DAWN) yang dibentuk oleh Khashoggi, mengatakan di Twitter bahwa video Pangeran Saud al-Shaalan menunjukkan sepupu Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengancam Barat dengan "jihad dan mati syahid".
Namun, pelobi Arab Saudi Ali Shihabi mengatakan sang pangeran adalah bangsawan kecil tanpa peran resmi.
"Ini adalah individu pribadi yang membuat pernyataan pribadi yang tidak ada hubungannya dengan negara," tulis di Twitter, seperti dikutip Middle East Eye, Senin (17/10/2022).
Dia menambahkan bahwa anggota OPEC lainnya mengatakan kepada AS secara pribadi bahwa mereka tidak setuju dengan keputusan Riyadh, tetapi merasa dipaksa untuk mendukung arahan Saudi.
Pernyataan Kirby muncul setelah siaran pers Arab Saudi yang menyatakan penolakan total terhadap curahan kecaman dari AS dan menuduh pemerintahan Biden meminta Saudi untuk menunda pengurangan produksi sampai setelah pemilu paruh waktu di Amerika Serikat.
Alaoudh, yang termasuk dalam kelompok Democracy in the Arab World Now (DAWN) yang dibentuk oleh Khashoggi, mengatakan di Twitter bahwa video Pangeran Saud al-Shaalan menunjukkan sepupu Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengancam Barat dengan "jihad dan mati syahid".
Namun, pelobi Arab Saudi Ali Shihabi mengatakan sang pangeran adalah bangsawan kecil tanpa peran resmi.
"Ini adalah individu pribadi yang membuat pernyataan pribadi yang tidak ada hubungannya dengan negara," tulis di Twitter, seperti dikutip Middle East Eye, Senin (17/10/2022).
(min)
Lihat Juga :