Korban Tewas Ledakan di Tambang Batu Bara Turki Jadi 41 Orang

Minggu, 16 Oktober 2022 - 08:21 WIB
loading...
Korban Tewas Ledakan...
Setidaknya 41 orang tewas dalam peristiwa ledakan di tambang batu bara Turki. Foto/AP
A A A
AMASRA - Pemakaman para penambang yang tewas dalam ledakan tambang batu bara di Turki utara dimulai pada Sabtu waktu setempat ketika para pejabat menaikkan jumlah korban tewas menjadi sedikitnya 41 orang.

Kerabat yang putus asa telah menunggu sepanjang malam dalam cuaca dingin di luar tambang perusahaan milik negara, Turkish Hard Coal Enterprise’s (TTK), di kota Amasra, di provinsi pesisir Laut Hitam Bartin, berharap mendapat kabar. Ada 110 penambang yang bekerja beberapa ratus meter di bawah tanah pada saat ledakan terjadi pada Jumat malam.

Presiden Recep Tayyip Erdogan tiba di tempat kejadian dan mengatakan mayat seorang penambang yang hilang akhirnya ditemukan, membenarkan jumlah korban 41 orang. Erdogan diapit oleh para pejabat, penambang dan penyintas, saat dia bersumpah untuk mengakhiri bencana pertambangan, sambil mengatakan dia percaya pada "takdir."

“Kami tidak ingin melihat kekurangan atau risiko yang tidak perlu,” kata Erdogan seperti dikutip dari AP, Minggu (16/10/2022).

Ia menambahkan bahwa penyelidikan akan mengungkapkan jika ada orang yang bertanggung jawab atas ledakan itu. Dia kemudian bergabung dengan doa pemakaman untuk Rahman Ozcelik (22) di sebuah desa di mana media Turki mengatakan tiga penambang lainnya juga sedang berduka.

Baca: Ledakan di Tambang Batu Bara Turki Tewaskan 28 Penambang, Puluhan Terjebak

Sementara itu sebelas orang yang terluka dirawat di rumah sakit, dengan lima diantaranya dalam kondisi serius, sementara 58 penambang lainnya berhasil keluar dari tambang sendiri atau diselamatkan tanpa cedera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved