Kremlin: Tujuan Operasi Militer Khusus di Ukraina Bisa Dicapai Lewat Negosiasi
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 03:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Negara NATO Berlomba-lomba Perkuat Pertahanan Udara Ukraina
Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan pada hari Selasa, bahwa Moskow terbuka untuk pembicaraan dengan Barat, tetapi Amerika Serikat menolak pernyataan itu sebagai "postur".
"Kami tidak akan mengejar siapa pun. Jika ada proposal serius yang spesifik, kami siap untuk mempertimbangkannya," kata Lavrov. "Ketika kami mendapatkan semacam sinyal, kami akan siap untuk mempertimbangkannya," lanjutnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy telah mengesampingkan pembicaraan dengan Presiden Vladimir Putin, setelah Rusia mengumumkan pencaplokan empat wilayah Ukraina bulan lalu dan menghujani kota-kota Ukraina minggu ini setelah serangan di jembatan penting antara Rusia dan Krimea yang dicaplok.
Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan pada hari Selasa, bahwa Moskow terbuka untuk pembicaraan dengan Barat, tetapi Amerika Serikat menolak pernyataan itu sebagai "postur".
"Kami tidak akan mengejar siapa pun. Jika ada proposal serius yang spesifik, kami siap untuk mempertimbangkannya," kata Lavrov. "Ketika kami mendapatkan semacam sinyal, kami akan siap untuk mempertimbangkannya," lanjutnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy telah mengesampingkan pembicaraan dengan Presiden Vladimir Putin, setelah Rusia mengumumkan pencaplokan empat wilayah Ukraina bulan lalu dan menghujani kota-kota Ukraina minggu ini setelah serangan di jembatan penting antara Rusia dan Krimea yang dicaplok.
(esn)
Lihat Juga :