Diawasi Kim Jong-un, Korut Tembakkan 2 Rudal Jelajah yang Mampu Bawa Nuklir
Kamis, 13 Oktober 2022 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
KCNA melaporkan bahwa dua rudal yang ditembakkan pada hari Rabu terbang selama 10,234 detik. "Untuk dengan jelas mencapai target 2.000 km (1.240 mil) jauhnya," bunyi laporan KCNA.
Belum jelas apakah uji tembak sepasang rudal jelajah strategis kemarin terdeteksi oleh pihak berwenang di Korea Selatan, Jepang, atau Amerika Serikat, yang sering memantau dan merilis informasi tentang aktivitas senjata Korea Utara.
Korea Utara pertama kali menguji coba rudal jelajah strategis pada September 2021, yang dipandang oleh para analis pada saat itu sebagai senjata pertama Pyongyang dengan kemampuan nuklir.
Manuver pada Rabu menegaskan bahwa peran nuklir dan sekarang sudah beroperasi, meskipun tidak jelas apakah Korea Utara telah menguasai teknologi yang diperlukan untuk membangun hulu ledak yang cukup kecil untuk dibawa pada rudal jelajah.
Rudal jelajah berada di antara sejumlah senjata kecil yang baru-baru ini dikembangkan oleh Korea Utara yang dipandang mampu terbang rendah dan bermanuver untuk menghindari pertahanan rudal musuh dengan lebih baik.
Kim Jong-un mengatakan tahun lalu bahwa mengembangkan bom nuklir yang lebih kecil adalah tujuan utama, dan para pejabat di Seoul mengatakan bahwa jika Korea Utara melanjutkan uji coba nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017, mengembangkan perangkat yang lebih kecil bisa menjadi salah satu tujuannya.
Belum jelas apakah uji tembak sepasang rudal jelajah strategis kemarin terdeteksi oleh pihak berwenang di Korea Selatan, Jepang, atau Amerika Serikat, yang sering memantau dan merilis informasi tentang aktivitas senjata Korea Utara.
Korea Utara pertama kali menguji coba rudal jelajah strategis pada September 2021, yang dipandang oleh para analis pada saat itu sebagai senjata pertama Pyongyang dengan kemampuan nuklir.
Manuver pada Rabu menegaskan bahwa peran nuklir dan sekarang sudah beroperasi, meskipun tidak jelas apakah Korea Utara telah menguasai teknologi yang diperlukan untuk membangun hulu ledak yang cukup kecil untuk dibawa pada rudal jelajah.
Rudal jelajah berada di antara sejumlah senjata kecil yang baru-baru ini dikembangkan oleh Korea Utara yang dipandang mampu terbang rendah dan bermanuver untuk menghindari pertahanan rudal musuh dengan lebih baik.
Kim Jong-un mengatakan tahun lalu bahwa mengembangkan bom nuklir yang lebih kecil adalah tujuan utama, dan para pejabat di Seoul mengatakan bahwa jika Korea Utara melanjutkan uji coba nuklir untuk pertama kalinya sejak 2017, mengembangkan perangkat yang lebih kecil bisa menjadi salah satu tujuannya.
Lihat Juga :