Ancaman Serius! Ilmuwan Sebut Virus Corona Menular Melalui Udara

Minggu, 05 Juli 2020 - 11:29 WIB
loading...
A A A
"Ini tidak seperti virus yang telah berubah," ujarnya.

"Kami pikir virus telah ditransmisikan dengan cara ini selama ini, dan mengetahui tentang itu membantu melindungi kami," imbuhnya.

Dia dan ilmuwan lain mengutip beberapa penelitian yang mendukung gagasan bahwa transmisi aerosol adalah ancaman serius.

Para peneliti di China menemukan bukti aerosol yang mengandung virus Corona di dua rumah sakit Wuhan. (Baca: Virus Corona Terdeteksi Ada di Udara )

Selain itu wabah di antara anggota paduan suara di Mount Vernon, Washington, yang pertama kali menggelitik minat para pendukung teori ini. Dari 61 penyanyi pada latihan 10 Maret, hanya delapan orang yang tidak sakit, meskipun seluruh anggota menggunakan pembersih tangan dan menghindari memeluk atau berjabat tangan. Dua orang kemudian meninggal dunia.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Shelly Miller, seorang profesor teknik mesin Universitas Colorado, menggali cetak biru aula gereja, spesifikasi tungku, lokasi anggota paduan suara dan jam kehadiran. Para peneliti menggambarkan gerakan penyanyi yang diidentifikasi sebagai orang yang tanpa sadar membawa virus untuk berlatih.

"Menghirup aerosol kemungkinan besar mendominasi penularan infeksi selama acara ini," tulis para peneliti dalam makalah yang sedang menjalani tinjauan sejawat, menyimpulkan bahwa orang yang sakit, yang memiliki gejala yang mirip dengan flu biasa, tidak mungkin menghabiskan waktu dalam jarak 1,8 meter dari banyak penyanyi atau telah menyentuh permukaan yang sama dengan mereka.

"Kami percaya bahwa kemungkinan udara bersama di aula, dikombinasikan dengan emisi aerosol pernapasan yang tinggi dari bernyanyi, merupakan faktor penting yang berkontribusi penularan," kata surat kabar The Times.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Kesepian Menjadi Ancaman...
Kesepian Menjadi Ancaman Kesehatan yang Serius di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved