Pesawat Diminta Hati-hati saat Terbang di Amerika Latin, Akankah AS Menyerang Meksiko?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:19 WIB
loading...
Pesawat Diminta Hati-hati...
Pesawat diminta hati-hati saat terbang di Amerika Latin, akankah AS menyerang Meksiko. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Otoritas penerbangan AS mengeluarkan pemberitahuan pada hari Jumat yang memperingatkan maskapai penerbangan untuk "berhati-hati" di wilayah udara di atas Meksiko dan Amerika Tengah karena "aktivitas militer." Itu bisa menjadi sinyal AS melakukan operasi militer ke Meksiko atau negara Amerika Latin lainnya.

Administrasi Penerbangan Federal memposting serangkaian pesan yang memperingatkan tentang "situasi yang berpotensi berbahaya," dengan menyebutkan kemungkinan gangguan pada Sistem Satelit Navigasi Global.

“FAA mengeluarkan Pemberitahuan Peringatan Penerbangan kepada Penerbang untuk wilayah tertentu di Meksiko, Amerika Tengah, Panama, Bogota, Guayaquil dan Mazatlan, serta di wilayah udara di Samudra Pasifik bagian timur,” kata juru bicara FAA.

Peringatan tersebut tetap berlaku selama 60 hari.

Pengumuman ini muncul di tengah gema berkelanjutan dari serangan pasukan khusus AS dan serangan udara pada 3 Januari yang menangkap presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, untuk diadili atas tuduhan perdagangan narkoba dan tuduhan lainnya.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved