Korut Tembakkan 2 Rudal Balistik, AS dan China Saling Menyalahkan

Kamis, 06 Oktober 2022 - 07:11 WIB
loading...
Korut Tembakkan 2 Rudal...
Korea Utara menembakkan dua rudal balistik ke wilayah timur Semenanjung Korea, Kamis (6/10/2022). AS dan China saling menyalahkan atas semakin beraninya Pyongyang. Foto/REUTERS
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) telah menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke perairan lepas pantai timur Semenanjung Korea, Kamis (6/10/2022) pagi.

Negara yang dipimpin Kim Jong-un itu semakin berani unjuk kekuatan sebagai respons atas latihan militer gabungan Amerika Serikat (AS), Korea Selatan, dan Jepang yang melibatkan kapal induk bertenaga nuklir.

Mengutip CNN, Pyongyang pada hari Kamis menuduh AS berkontribusi terhadap ketegangan di sekitar Semenanjung Korea. Sekutu China tersebut mengeklaim peluncuran rudalnya sebagai reaksi atas situasi yang terjadi di kawasan sekitar.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melaporkan dua misil yang ditembakkan dari sebuah wilayah Samsok di Pyongyang, Ibu Kota Korea Utara.

Baca juga: Korut Tembakkan Rudal Balistik, Jepang Perintahkan Warganya Berlindung

Itu menjadi tembakan rudal balistik keenam Korea Utara dalam dua minggu terakhir.

Pada Selasa lalu, militer Korea Utara juga menembakkan rudal balistik tanpa peringatan ke wilayah Jepang—yang pertama dalam lima tahun—mendorong Tokyo untuk mendesak penduduk untuk berlindung.

Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan merespons dengan menembakkan rudal dan latihan militer di sekitar Semenanjung Korea pada hari Selasa dan Rabu.

Bulan lalu, Angkatan Laut AS, Jepang, dan Korea Selatan melakukan latihan anti-kapal selam gabungan di perairan internasional di lepas pantai timur Semenanjung Korea untuk meningkatkan kemampuan respons terhadap ancaman kapal selam Korea Utara.

Menurut Angkatan Laut Korea Selatan, kapal induk USS Ronald Reagan dan kelompok penyerangnya serta kapal perusak Korea Selatan dan Jepang terlibat dalam latihan gabungan.

Manuver misil terbaru Korea Utara terjadi beberapa jam setelah pengarahan Dewan Keamanan (DK) PBB di markas besar PBB di New York tentang program senjata Pyongyang.

Berbicara di DK PBB, Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield menuduh Rusia dan China membuka jalan bagi Korea Utara untuk semakin berani.

"Korea Utara telah menikmati perlindungan menyeluruh dari dua anggota dewan ini. Kedua anggota ini telah berusaha keras untuk membenarkan provokasi berulang DPRK dan memblokir setiap upaya untuk memperbarui rezim sanksi,” katanya.

"Dua anggota tetap Dewan Keamanan [PBB] telah memungkinkan [pemimpin Korea Utara] Kim Jong-un untuk melanjutkan provokasi ini," ujarnya.

Tetapi China membalas bahwa Washington-lah yang meningkatkan ketegangan.

“AS baru-baru ini memperkuat aliansi militernya di kawasan Asia Pasifik dan mengintensifkan risiko konfrontasi militer mengenai masalah nuklir,” kata Wakil Duta Besar China untuk PBB Geng Shuang dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB.

"AS meracuni lingkungan keamanan regional," imbuh dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved