Kirim Pasukan ke Perbatasan, Lukashenko Tuding Ukraina Lakukan Provokasi

Selasa, 04 Oktober 2022 - 22:27 WIB
loading...
Kirim Pasukan ke Perbatasan,...
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Foto/Reuters
A A A
MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menuduh negara tetangganya, Ukraina, mengirim 15.000 tentara ke daerah perbatasan untuk membangun pertahanan dan melakukan pengintaian. Ia menyebut tindakan Ukraina itu sebagai "provokasi".

Lukashenko mengizinkan sekutu dekatnya Rusia pada bulan Februari untuk menggunakan Belarusia sebagai pos pementasan untuk invasi ke Ukraina. Namun, dia mengatakan Belarusia bukan pihak dalam konflik dan pasukannya sendiri tidak terlibat.

Dalam pernyataan yang dilaporkan kantor berita negara BelTA, Lukashenko mengatakan unit Ukraina yang dibawa ke perbatasan telah memblokir jalan dan sedang menyiapkan pos pemeriksaan dan posisi tembak.

Baca: Belarusia Salahkan NATO dan Barat Atas Perang Ukraina

"Singkatnya, (Ukraina) tidak hanya membarikade dirinya sendiri, tetapi membangun tembok. Terus-menerus melakukan pengintaian optik, radio-elektronik, dan radio-teknis terhadap wilayah, pasukan, dan objek kami," kata Lukashenko.

"Seringkali dengan drone mereka melanggar garis perbatasan negara. Dan pada saat yang sama, mereka khawatir dan khawatir: 'Oh, jangan biarkan Belarusia memasuki perang'. Dan ada provokasi terus-menerus di perbatasan," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Selasa (4/10/2022).

Pejabat Ukraina tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Baca: Negara Uni Eropa Sita Senjata Api Warga Rusia dan Belarusia, Perampasan?

Lukashenko mengatakan negaranya terlibat dalam konflik hanya untuk mencegahnya menyebar ke Belarusia dan untuk mencegah serangan terhadap Belarusia dengan kedok operasi militer khusus dari Polandia, Lithuania dan Latvia.

"Seperti yang saya katakan, tidak ada yang akan menembak Rusia di belakang dari wilayah Belarusia," ujarnya.

Tiga tetangga barat Belarusia adalah bagian dari aliansi transatlantik NATO, yang membantu Ukraina untuk mempertahankan diri melawan Rusia dengan senjata dan intelijen tetapi mengatakan tidak akan ambil bagian langsung dalam konflik.

Baca: Memanas, Belarusia Memulai Latihan Militer di Dekat Polandia

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Heboh Bendera Saudi...
Heboh Bendera Saudi Tak Diletakkan di Atas Rumput Selama Laga Piala Dunia, Kenapa?
Rekomendasi
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved