Belarusia Salahkan NATO dan Barat Atas Perang Ukraina
Minggu, 25 September 2022 - 12:28 WIB
loading...
Belarusia salahkan NATO dan Barat atas perang di Ukraina. Foto/Ilustrasi
A
A
A
NEW YORK - Menteri Luar Negeri Belarusia Vladimir Makei menyatakan akar penyebab perang di Ukraina sudah ada sejak 30 tahun lalusaat berakhirnya Perang Dingin.
Dikatakan oleh Makei, pada saat itu tidak ada perjanjian resmi, hanya kesepakatan yang membuka jalan bagi Barat untuk mengamankan dominasinya, sebagian melalui perluasan Aliansi Perjanjian Atlantik Utara.
“Dengan dorongannya untuk memperbesar NATO, Barat pada dasarnya telah menginjak-injak keamanan yang tak terpisahkan, prinsip vital, yang menyatakan bahwa satu pihak tidak boleh berusaha mencapai keamanannya sendiri dengan mengorbankan pihak lain,” ujarnya saat berpidato di Sidang Umum PBB, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (25/9/2022).
Makei mengatakan NATO dan Barat, dalam upaya mereka untuk memperluas ke timur, mengabaikan kepentingan keamanan yang sah dari Rusia dan Belarusia.
Dia menggambarkan keterlibatan NATO dalam apa yang disebutnya "perang ilegal" di Yugoslavia, Irak, Libya dan Suriah, selain upaya Aliansi itu untuk merambah beberapa Slavia Timur yang bersejarah dan tanah yang berdekatan.
Baca: Caplok Wilayah Ukraina, Biden Bersumpah Sanksi Berat Rusia
Dikatakan oleh Makei, pada saat itu tidak ada perjanjian resmi, hanya kesepakatan yang membuka jalan bagi Barat untuk mengamankan dominasinya, sebagian melalui perluasan Aliansi Perjanjian Atlantik Utara.
“Dengan dorongannya untuk memperbesar NATO, Barat pada dasarnya telah menginjak-injak keamanan yang tak terpisahkan, prinsip vital, yang menyatakan bahwa satu pihak tidak boleh berusaha mencapai keamanannya sendiri dengan mengorbankan pihak lain,” ujarnya saat berpidato di Sidang Umum PBB, seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (25/9/2022).
Makei mengatakan NATO dan Barat, dalam upaya mereka untuk memperluas ke timur, mengabaikan kepentingan keamanan yang sah dari Rusia dan Belarusia.
Dia menggambarkan keterlibatan NATO dalam apa yang disebutnya "perang ilegal" di Yugoslavia, Irak, Libya dan Suriah, selain upaya Aliansi itu untuk merambah beberapa Slavia Timur yang bersejarah dan tanah yang berdekatan.
Baca: Caplok Wilayah Ukraina, Biden Bersumpah Sanksi Berat Rusia
Lihat Juga :