Mengapa Israel Selalu Didukung Penuh oleh Amerika Serikat?
Senin, 03 Oktober 2022 - 16:44 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Wali Kota: 10% Pria Rusia Rela Bertempur di Ukraina untuk Hindari Istri Cerewet
Bantuan militer dan ekonomi yang senilai lebih dari USD3 miliar tersebut dikirim setiap tahun ke Israel oleh Amerika serta jarang dipertanyakan di Kongres, bahkan oleh kaum liberal dan konservatif yang biasanya menentang bantuan AS kepada pemerintah yang terlibat pelanggaran hak asasi manusia.
Hampir semua negara Barat berbagi dukungan kuat Amerika Serikat untuk hak sah Israel untuk hidup dalam perdamaian dan keamanan.
Memang, 99% bantuan militer AS ke Israel sejak pendiriannya datang hanya setelah Israel membuktikan dirinya jauh lebih kuat daripada kombinasi tentara Arab mana pun.
Setelah itu, pasukan pendudukan Israel menjadi penguasa sebagian besar penduduk Palestina.
Israel adalah penerima kumulatif terbesar dari bantuan luar negeri AS di era pasca-Perang Dunia II. Pada tahun 2016, Presiden Barack Obama saat itu menandatangani perjanjian pertahanan dengan Israel yang menyediakan USD38 miliar dukungan militer AS selama 10 tahun termasuk pendanaan untuk sistem pertahanan rudal Iron Dome.
Israel tidak benar-benar membutuhkan bantuan tersebut. Pasalnya, Israel sudah berpenghasilan tinggi dari sektor teknologi tinggi yang berkembang pesat.
Bantuan militer dan ekonomi yang senilai lebih dari USD3 miliar tersebut dikirim setiap tahun ke Israel oleh Amerika serta jarang dipertanyakan di Kongres, bahkan oleh kaum liberal dan konservatif yang biasanya menentang bantuan AS kepada pemerintah yang terlibat pelanggaran hak asasi manusia.
Hampir semua negara Barat berbagi dukungan kuat Amerika Serikat untuk hak sah Israel untuk hidup dalam perdamaian dan keamanan.
Memang, 99% bantuan militer AS ke Israel sejak pendiriannya datang hanya setelah Israel membuktikan dirinya jauh lebih kuat daripada kombinasi tentara Arab mana pun.
Setelah itu, pasukan pendudukan Israel menjadi penguasa sebagian besar penduduk Palestina.
Israel adalah penerima kumulatif terbesar dari bantuan luar negeri AS di era pasca-Perang Dunia II. Pada tahun 2016, Presiden Barack Obama saat itu menandatangani perjanjian pertahanan dengan Israel yang menyediakan USD38 miliar dukungan militer AS selama 10 tahun termasuk pendanaan untuk sistem pertahanan rudal Iron Dome.
Israel tidak benar-benar membutuhkan bantuan tersebut. Pasalnya, Israel sudah berpenghasilan tinggi dari sektor teknologi tinggi yang berkembang pesat.
Lihat Juga :