Pemimpin Chechnya Kadyrov: Rusia Harus Gunakan Senjata Nuklir Hasil Rendah di Ukraina

Minggu, 02 Oktober 2022 - 00:45 WIB
loading...
Pemimpin Chechnya Kadyrov:...
Pemimpin Chechnya Rusia Ramzan Kadyrov menghadiri pertemuan dengan komandan pasukan gabungan ke-8 Rusia Distrik Militer Selatan dan unit pasukan khusus di pusat operasi di kota Mariupol, 28 Maret 2022. Foto/REUTERS/Chingis Kondarov
A A A
CHECHNYA - Pemimpin Chechnya Rusia Ramzan Kadyrov menyarankan Rusia harus mempertimbangkan menggunakan senjata nuklir hasil rendah di Ukraina di tengah pembalikan baru di medan perang.

Dalam pesan di Telegram pada Sabtu (1/10/2022), dia mengkritik komandan Rusia karena meninggalkan kota Lyman di Ukraina timur pada Sabtu.

“Menurut pendapat pribadi saya, tindakan yang lebih drastis harus diambil, hingga deklarasi darurat militer di daerah perbatasan dan penggunaan senjata nuklir hasil rendah,” ujar Kadyrov.

Baca juga: Pasukan Rusia Mundur dari Kota Penting di Donbass, Apa yang Terjadi?

Dia berbicara sehari setelah Presiden Vladimir Putin memproklamirkan pencaplokan empat wilayah Ukraina, termasuk Donetsk, di mana Lyman berada.

Putin menempatkan wilayah itu di bawah payung nuklir Rusia, dengan mengatakan Moskow akan mempertahankan tanah yang telah direbutnya “dengan segenap kekuatan kita dan seluruh cara kekuatan kita."

Rusia memiliki persenjataan atom terbesar di dunia, termasuk senjata nuklir taktis hasil rendah yang dirancang untuk digunakan melawan tentara lawan.

Baca juga: China, India, dan Brasil Abstain dalam Voting Resolusi AS, Rusia Gunakan Veto

Sekutu utama Putin lainnya, termasuk mantan Presiden Dmitry Medvedev, telah menyarankan Rusia mungkin perlu menggunakan senjata nuklir.

Meski demikian, seruan Kadyrov adalah yang paling mendesak dan eksplisit.

Penguasa berpengaruh wilayah Kaukasus Chechnya telah menjadi pendukung utama perang di Ukraina, dengan pasukan Chechnya membentuk bagian dari barisan depan tentara Rusia di Ukraina.

Dalam pesannya, dia mengecam Kolonel Jenderal Alexander Lapin, komandan pasukan Rusia yang berperang di Lyman, dengan menyebutnya "biasa-biasa saja."

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Presiden Ukraina Zelensky:...
Presiden Ukraina Zelensky: China Memasok Senjata ke Rusia!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved