Demonstran Iran Serbu Kantor Polisi di Kota Zahedan

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 13:40 WIB
loading...
Demonstran Iran Serbu Kantor Polisi di Kota Zahedan
Demonstran Iran Serbu Kantor Polisi di Kota Zahedan. FOTO/Reuters
A A A
TEHERAN - Bentrokan hebat meletus di kota Zahedan di provinsi tenggara Sistan-Baluchestan, Iran , Jumat (30/9/2022). Massa yang marah menyerbu sebuah kantor polisi, yang menyebabkan baku tembak.

Insiden itu terjadi setelah salat Jumat di kantor polisi 16 di Jalan Razi di Zahedan barat, beberapa blok jauhnya dari sebuah masjid, menurut laporan setempat.

Baca: Iran Tangkap 9 Warga Asing yang Ikut Aksi Protes Anti Hijab

Setidaknya dua kematian dan puluhan cedera telah dilaporkan di media lokal, tetapi jumlah pasti masih belum jelas. Para korban luka telah dirawat di rumah sakit. Video yang beredar di media sosial menunjukkan adegan berdarah orang-orang yang terluka dibawa pergi di tengah kepulan asap dan suara tembakan berselang di latar belakang.

Media pemerintah mengatakan, orang-orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan dan melemparkan bom molotov ke kantor polisi, yang menyebabkan baku tembak sengit. Namun, laporan lain mengatakan para penyerang tidak bersenjata, tetapi melempari batu ke arah polisi yang merespons dengan tembakan langsung.

Kemudian, pengunjuk rasa yang marah membakar properti umum, bank dan mobil polisi di seluruh kota, menurut saksi mata. Ketegangan meningkat dalam beberapa hari terakhir di provinsi mayoritas Sunni yang berbatasan dengan Pakistan atas kematian seorang wanita muda Iran, Mahsa Amini, dalam tahanan polisi.

Namun, laporan media juga menunjukkan kasus lain di provinsi yang telah memperparah situasi — dugaan pelecehan seksual terhadap seorang gadis berusia 15 tahun oleh seorang petugas polisi di kota pelabuhan tetangga, Chabahar.

Baca: Selebriti Iran Diperingatkan Tidak Jadi Provokator Aksi Protes Mahsa Amini

Insiden tersebut, yang dilaporkan awal bulan ini, telah memicu kemarahan dan kemarahan yang meluas di provinsi perbatasan dengan orang-orang yang menyerukan keadilan dan akuntabilitas.

Sementara itu, seorang komandan senior di Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), Ali Mousavi ditembak mati pada Jumat (30/9/2022) dalam bentrokan dengan pria bersenjata anti-rezim, menurut media pemerintah.

“Mousavi, yang merupakan tokoh terkemuka IRGC di provinsi Sistan-Baluchestan, tewas di kota tenggara Zahedan,” kantor berita Tasnim melaporkan.
(esn)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1131 seconds (10.177#12.26)