Bocah Lelaki 12 Tahun Kritis setelah Diperkosa Beramai-ramai di New Delhi

Rabu, 28 September 2022 - 03:04 WIB
loading...
A A A
Menurut sebuah pernyataan dari DCW pada hari Minggu, orang tua korban mengatakan bahwa putra mereka dalam kondisi kritis setelah diduga diserang dengan tongkat dan secara brutal dipukuli dengan batu bata.

“Anak laki-laki itu tidak dalam kondisi baik dan mungkin tidak akan berhasil,” kata Maliwal kepada CNN, Selasa (27/9/2022), melalui telepon ketika ditanya tentang kondisinya saat ini.

Protes di India terhadap tingginya insiden kekerasan seksual, biasanya terhadap perempuan dan anak perempuan, telah menjadi hal biasa dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2012, pemerkosaan beramai-ramai dan pembunuhan terhadap mahasiswi kedokteran; Nirbhaya—nama samaran yang diberikan kepada korban, yang berarti “tak kenal takut”—di Delhi mendorong jutaan wanita untuk menyerukan hukuman yang lebih keras bagi para pelaku.

Nirbhaya menderita luka yang mengerikan setelah diperkosa dan diserang dengan batang besi, menurut dokumen pengadilan. Dia meninggal dua minggu setelah serangan di sebuah rumah sakit Singapura.

Kematian Nirbhaya menyoroti serangan seksual di India dan menandai titik balik di negara itu, dengan diperkenalkannya undang-undang baru termasuk pelacakan cepat kasus pemerkosaan melalui sistem peradilan dan definisi pemerkosaan yang diubah untuk memasukkan penetrasi anal dan oral.
(min)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1636 seconds (10.55#12.26)