Di Majelis Umum PBB, Suriah Nyatakan Dukung Invasi Rusia ke Ukraina

Selasa, 27 September 2022 - 06:10 WIB
loading...
Di Majelis Umum PBB,...
Di Majelis Umum PBB, Suriah Nyatakan Dukung Invasi Rusia ke Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
NEW YORK - Rusia menemukan dukungan langka untuk perangnya di Ukraina di Majelis Umum PBB pada Senin (26/9/2022). Dukungan itu datang dari Suriah, yang kepemimpinannya mengandalkan dukungan Moskow dalam perang saudaranya.

"Suriah menegaskan kembali posisinya pada operasi militer khusus Rusia di Ukraina dan hak Rusia untuk mempertahankan dan mengamankan wilayahnya sendiri," kata Menteri Luar Negeri Faisal al-Meqdad kepada badan dunia itu.

Baca: Tambah Pasukan di Ukraina, Putin Dilaporkan Tarik Pasukan Terjun Payung dari Suriah

"Kami yakin bahwa Federasi Rusia tidak hanya membela dirinya sendiri tetapi juga keadilan dan hak asasi manusia untuk menolak hegemoni unipolar," lanjutnya, seperti dikutip dari AFP.

Suriah telah berbulan-bulan bersatu di belakang Rusia, mengakui republik-republik memisahkan diri yang didukung Rusia di Ukraina timur dan menawarkan untuk mengirim pasukan Suriah untuk berperang bersama Rusia.

Rusia telah memberikan dukungan militer yang luas kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak 2015, membantu pasukan pemerintah memenangkan kembali sebagian besar negara itu dari oposisi dan militan setelah satu dekade konflik brutal yang telah menewaskan setengah juta orang.

Baca: Rusia Pindahkan Sistem Rudal Anti Pesawat S-300 dari Suriah ke Crimea

Dukungan kuat diplomat tinggi Suriah terhadap invasi Ukraina datang berbeda dengan pidato dari mitra nominal Rusia lainnya selama Sidang Umum tahunan, yang ditutup Senin.

China, yang sebelum perang menjanjikan kerja sama yang luas dengan Rusia, dan India, mitra pertahanan bersejarah Moskow meskipun hubungan memanas dengan Washington, keduanya menyerukan dialog untuk mengakhiri konflik di Ukraina
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved